Paruh Pertama 2018, Ada Enam Laptop Gaming Terbaik Acer

Mohammad Mamduh    •    Minggu, 03 Jun 2018 14:42 WIB
acer
Paruh Pertama 2018, Ada Enam Laptop Gaming Terbaik Acer
Acer Triton 700

Jakarta: Memasuki paruh pertama tahun 2018, Acer setidaknya telah memamerkan enam laptop gaming yang diklaim terbaik untuk konsumen. Pihak Acer mengklaim menyediakan laptop untuk kebutuhan bermain game dalam berbagai kelas. 

Berbagai kelas di sini bukan selalu mengacu kepada spesifikasi. Pihak Acer menyebutkan bahwa mereka tetap mengutamakan desain dan fitur software yang menjadi daya tarik agar konsumen rela mengeluarkan uang demi memiliki laptop besutan perusahaan Taiwan ini. '

Untuk segmen gaming, Acer memfokuskan produk mereka ke dalam merek Predator. Ini memang menjadi jawaban mereka untuk bersaing dalam pasar gaming yang menggunakan nama khusus. Hal ini juga diterapkan oleh kompetitornya, demi memisahkan produk yang benar-benar untuk gamer dan produk konsumen standar.

Predator Triton 700 merupakan salah satu laptop gaming kelas atas dan paling canggih yang dimiliki oleh Acer saat ini. Selain ditenagai prosesor Intel Core i7-7700HQ, laptop gaming ini juga dibekali RAM 32GB.

Acer memercayakan NVIDIA GeForce GTX 1080 Max-Q agar Predator Triton 700 bisa menjalankan semua gim dengan kualitas grafis maksimal. Acer mengklaim menyediakan mode overclock dengan tiga frekuensi untuk GPU yaitu Normal (1290 MHz), Faster (1363 MHz), dan Turbo (1440 MHz).

Acer Predator Triton 700 punya bodi dengan ketebalan hanya 18,9 mm atau kurang dari 2 cm. Beratnya pun hanya 2,45 kg. Untuk menjaga suhu laptop saat bermain, Acer menggunakan sistem pendingin generasi ke-2 3D Aeroblade dengan ukuran kipas 0,1 mm dan lima pipa penghantar panas. 

Predator 21X jmenjadi laptop gaming teranyar. Acer menyematkan prosesor Intel Core i7-7820HK dan dua GPU NVIDIA GeForce GTX 1080 yang dikonfigurasikan secara SLI. Layarnya berukuran 21 inci, menampilkan visual pada kualitas 2560 x 1080 piksel.

Hingga saat ini, Predator 21X merupakan satu-satunya laptop di dunia yang dilengkapi dengan layar lengkung. Laptop gaming kelas atas ini sudah dilengkapi dengan teknologi eye tracking dari Tobii yang memungkinkan pengguna mengontrol perintah pada game menggunakan pergerakan mata.

Sementara sistem pendinginnya hadir dengan lima kipas tipe blower. Tiga kipas di antaranya adalah kipas logam yang disebut AeroBlade untuk menurunkan suhu. Harganya memang kelas atas, yaitu Rp110 juta.

Untuk gamer kasual, Acer menawarkan Nitro 5 yang mengadopsi prosesor Intel Core i5-7300HQ dan GPU NVIDIA GeForce GTX 1050, diklaim tepat untuk keperluan game kelas menengah multimedia.

Acer Nitro 5 menggunakan layar 15,6 inci, didukung dengan RAM 8GB dan penyimpanan 1TB. Laptop yang dipatok Rp11 juta ini menyediakan ruang penyimpanan 1TB.

Aspire E5-476G adalah varian berikutnya dengan target konsumen yang sama dengan Nitro 5. Perbedaannya adalah penggunaan proesor Intel Core i5-8250U dan Core i7-8550U, serta GPU NVIDIA GeForce MX150.
 
Salah satu keunggulan laptop ini adalah daya tahan baterainya yang diklaim bisa bertahan hingga 8 jam. Konektivitasnya mendukung Wireless LAN 802.11ac dengan teknologi MU-MIMO, HDMI, dan USB Type-C. Aspire E5-476G dihargai Rp7.999.000 dan Rp9.999.000.



Predator Helios 500 dan Helios 300 menjadi dua laptop anyar yang dipamerkan Acer dalam konferensi pers di New York, Amerika Serikat belum lama ini. Acer menanamkan spesifikasi high-end di Helios 500, seperti prosesor Intel Intel Core i9-8950HK, GPU NVIDIA GeForce GTX 1070, yang berduet dengan RAM 16GB/32GB. 

Sementara itu, Predator Helios 300 Special Edition hadir dengan bodi aluminium berwarna putih dengan aksen keemasan. Laptop gaming ini menyematkan layar IPS FHD 15,6 inci dengan refresh rate 144Hz.

Di balik layar itu terpasang prosesor Intel Core i7+, VGA NVIDIA GeForce GTX 1060 yang dapat di-overclock, serta penyimpanan hingga SSD 512GB NVMe dan HDD 2TB. Helios 300 Special Edition juga dilengkapi RAM 16GB DDR4 yang dapat di-upgrade hingga 32GB.


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.