Di Tiongkok, Kebanyakan Pengguna iPhone Disebut Orang Miskin

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Jumat, 23 Nov 2018 12:51 WIB
appleiphone
Di Tiongkok, Kebanyakan Pengguna iPhone  Disebut Orang Miskin
Apple iPhone 7. (AFP PHOTO / Jack Taylor / Jack Taylor)

Jakarta: Di Tiongkok, orang yang menggunakan iPhone memiliki edukasi yang lebih rendah dan memiliki gaji lebih sedikit jika dibandingkan dengan pengguna ponsel lain.

Rata-rata pengguna iPhone memiliki gaji CNY3000 (Rp6,3 juta) per bulan, lapor South China Morning Post, mengutip studi baru dari badan riset asal Shanghai, MobData.

Laporan itu menunjukkan kelas-kelas pengguna smartphone, mulai dari gender, umur, pendidikan, gaji, dan aplikasi yang sering mereka gunakan. Sayangnya, ada informasi yang kurang jelas tentang studi ini seperti jumlah orang yang ikut berpartisipasi.

Studi tersebut menunjukkan bahwa kebanyakan pengguna iPhone di Tiongkok adalah orang-orang yang "pura-pura kaya", sekelompok orang yang keadaan finansialnya tidak tercermin dari gaya penampilan mereka.

Para pengguna iPhone juga biasanya adalah wanita dengan umur 18 sampai 34 tahun dengan pendidikan SMA. Mereka biasanya menggunakan aplikasi foto Meitu.

Ini bukan hal yang aneh mengingat kebanyakan pengguna iPhone menggunakan model lama. Sebanyak 64,3 persen menggunakan iPhone 6, 6S, 6S Plus, 7, atau 7 Plus.

Sebagai perbandingan, pengguna ponsel Huawei biasanya adalah orang dengan gaji lebih tinggi.

Mereka biasanya mendapatkan gaji sekitar CNY5.000 (Rp10,5 juta) sampai CNY20.000 (Rp42 juta) per bulan. Stereotipe pengguna ponsel Huawei adalah "pebisnis kaya", yang biasanya merupakan pria yang sudah menikah dengan umur 25 sampai 34 tahun dan memiliki pendidikan D3 atau S1.

Banyak dari pengguna ponsel Huawei juga memiliki properti dan mobil, lain halnya dengan para pengguna iPhone. Sementara aplikasi yang sering mereka gunakan adalah PlayerUnknown's Battleground. Tipe ponsel Huawei yang mereka gunakan juga lebih beragam.

Studi ini mengejutkan banyak orang di Weibo, layanan media sosial serupa Twitter di Tiongkok. Banyak pengguna yang tidak percaya dengan studi itu dan mempertanyakan kredibilitasnya.

Sebagian menyebutkan bahwa iPhone terbaru memiliki harga lebih dari gaji satu bulan orang-orang yang masuk ke dalam grup "pura-pura kaya", sementara ponsel berharga terjangkau dari Huawei hanya dihargai setengah dari gaji mereka setiap bulan.

Sementara sebagian netizen setuju dengan temuan dari studi ini, menyebutkan bahwa banyak teman wanita mereka yang menggunakan iPhone.


(MMI)

Samsung Galaxy A9, Si Unik Berkamera Empat
Review Smartphone

Samsung Galaxy A9, Si Unik Berkamera Empat

1 week Ago

Samsung mengakhiri tahun 2018 dengan ponsel inovatif dalam hal kamera dengan dukungan empat kam…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.