Sejumlah Faktor Persulit Penjualan Apple iPhone XR

Lufthi Anggraeni    •    Jumat, 23 Nov 2018 11:02 WIB
apple
Sejumlah Faktor Persulit Penjualan Apple iPhone XR
Apple dilaporkan mengalami sejumlah hambatan penyebab kegagalan penjualan iPhone XR menyamai ekspektasi analis.

Jakarta: Sejumlah laporan terbaru mengonfirmasi kombinasi dari faktor terkait kegagalan pendistribusian iPhone XR, mendorong ponsel cerdas terbaru Apple ini sulit untuk dipasarkan dan tidak mencapai ekspektasi analis.

Apple dan industri dinilai telah salah menilai pendapat konsumen terkait dengan penawaran harga terjangkau untuk ponsel. iPhone XR dinilai masih memiliki potensi untuk menjadi fenomena global jika ditawarkan dengan potongan harga.

Hal tersebut dibuktikan saat iPhone XR ditawarkan dengan potongan harga pada ajang belanja Singles’Day di Tiongkok yang terselenggara baru-baru ini, dengan angka penjualan tergolong tinggi. Hal ini didorong oleh peritel online lokal memangkas harga ponsel antara 10 persen hingga 15 persen dari harga pada umumnya.

Namun, pemberian potongan harga dalam kurun waktu singkat tidak cukup mampu untuk mendukung prediksi produksi analis secara keseluruhan, termasuk yang diungkapkan oleh analis Rosenblatt Jun Zhang.

Sementara itu, Apple berencana untuk menawarkan subsidi kepada operator telekomunikasi di Jepang untuk mengurangi harga iPhone XR di wilayah tersebut. Jepang dipilih Apple untuk penawaran subsidinya, karena iPhone 8 tergolong sukses di wilayah ini.

Sejumlah pihak menyebut rencana ini menjadi bentuk keputusasaan Apple dalam menembus pasar Tiongkok, sehingga memilih untuk mendominasi pasar Jepang.

Sayangnya, dominasi di negara matahari terbit ini juga dinilai tidak akan berlangsung lama, meski akan mendorong pendapatan secara signifikan.

Apple juga diperkirakan tengah berupaya menghadirkan kembali iPhone X di pasar tertentu, setelah menghentikan produksi ponsel unggulannya keluaran tahun 2017 tersebut, demi tiga model terbaru, iPhone XS, iPhone XS Max dan iPhone XR.

Proses produksi iPhone X akan segera dimulai, sedangkan Apple menyelesaikan produksi 32 juta unit iPhone XR hingga akhir tahun 2018 ini. Apple menargetkan akan menjual iPhone XR sebanyak 74 juta unit, menurun dari target sebelumnya sebanyak antara 90 hingga 95 juta unit. 


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.