WikiLeaks Siap Rilis Dokumen Soal Pemilu AS dan Google

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Rabu, 05 Oct 2016 21:13 WIB
wikileaks
WikiLeaks Siap Rilis Dokumen Soal Pemilu AS dan Google
Pendiri WikiLeaks, Julian Assange. (Maurizio Gambarini / EPA)

Metrotvnews.com: WikiLeaks berencana untuk merilis dokumen terkait Google dan pemilihan umum di Amerika Serikat dalam waktu 10 minggu ke depan.

Pendiri WikiLeaks, Julian Assange mengumumkan rencana perilisan dokumen ini dalam akhir konferensi pers di Berlin yang diadakan kemarin. 

Assange mengatakan, dokumen yang akan mereka rilis akan membahas tentang Google, pemilu presiden AS, penjualan senjata, perang, minyak dan pengawasan massal. Ia juga berkata, informasi terkait pemilu AS akan dipublikasikan sebelum hari pemilu, yaitu pada tanggal 8 November.

The Verge menyebutkan, besar ekspektasi bahwa WikiLeaks akan membocorkan informasi terkait pemilu, yang disebutkan akan mengubah jalannya pemilu, kemarin.

Namun, dalam acara yang merupakan peringatan ulang tahun ke-10 WikiLeaks ini, WikiLeaks justru lebih banyak membahas dokumen-dokumen yang mereka telah rilis dan merespon kritik yang diarahkan pada mereka. 

"Ada ekspektasi besar di Amerika Serikat," kata Assange tentang informasi yang akan mereka bocorkan.

"Sebagian ekspektasi itu akan terjawab; tapi Anda harus mengerti bahwa jika kami akan mempublikasikan sesuatu yang besar terkait Amerika Serikat, kami tidak akan melakukannya di jam 3 pagi."

Informasi yang WikiLeaks akan rilis akan menjadi sambungan dari informasi yang dirilis pada bulan Juli lalu, yaitu 19 ribu email dari 7 petinggi DNC (Democratic National Convention).

Saat ditanya apakah bocoran informasi yang akan datang akan "menghancurkan" Clinton, Assange tampaknya berusaha untuk memperlihatkan seolah-olah dokumen itu tidak terlalu penting.

"Apakah rilis yang akan datang akan memiliki kaitan erat dengan pemilu AS? Ya, kami pikir begitu," kata Assange. "Apakah dokumen tersebut menunjukkan faksi kekuatan di AS dan bagaimana cara kerja mereka? Ya." Assange juga membantah bahwa dia dan organisasinya secara khusus menargetkan Clinton dan Partai Demokrat.


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.