Apple Kembangkan Kacamata Pintar?

Lufthi Anggraeni    •    Rabu, 16 Nov 2016 07:22 WIB
apple
Apple Kembangkan Kacamata Pintar?
Apple dirumorkan tengah mengembangkan kacamata cerdas serupa Google Glass.

Metrotvnews.com: Apple kabarnya tengah mempertimbangkan ide pengembangan dan produksi kacamata cerdas. Perangkat ini akan terhubung secara nirkabel ke iPhone dengan cara yang sama seperti Apple Watch terhubung ke perangkat iOS tersebut.

Pada bocoran gambar yang beredar, kacamata cerdas ini juga akan memanfaatkan teknologi Augmented Reality (AR). Namun, ketersediaan perangkat ini masih belum dapat dipastikan, dan diperkirakan tidak akan tersedia dalam waktu dekat.

Menurut Bloomberg, Apple telah memesan sejumlah suku cadang dan komponen untuk diuji, namun hal tersebut belum cukup dapat disebut sebagai indikator produksi massal perangkat ini telah dijalankan. Selain itu, menurut salah satu sumber, produk ini tidak akan menyapa konsumen hingga tahun 2018 mendatang.

Pada musim panas lalu, CEO Apple, Tim Cook mengungkap ketertarikan perusahaannya terhadap AR dan kacamata yang dirumorkan tersebut diperkirakan akan menjadi produk AR pertama Apple. Sejumlah pihak menyambut baik rumor kacamata pintar tersebut, namun berharap Apple dapat mempelajari riwayat yang dialami Google dan tidak menjanjikan lebih dari yang dapat disuguhkan oleh perangkat.

Sebelumnya Google telah lebih dulu mencoba peruntungan di ranah kacamata cerdas, melalui Google Glass. Namun kacamata cerdas tersebut kurang dapat menyuguhkan kemampuan yang telah digadangkannya melalui video promosi yang sempat tersebar di masyarakat.

Kacamata Google ini kurang mendapat sambutan yang baik sebab ditawarkan dengan harga yang tergolong tinggi. Pembekalan kamera terintegrasi pada kacamata tersebut turut menimbulkan kesulitan bagi konsumen, saat akan berkunjung ke sejumlah pusat makanan, bioskop dan bar yang melarang kehadiran perangkat ini di tempat mereka.

Meski kurang mendapat sambutan baik dari masyarakat, Google sempat menghadirkan versi kedua dari Google Glass, yang disebut eksklusif untuk perusahaan dan ditujukan untuk pengguna profesional.

Namun pada bulan Januari 2016 lalu, Google menutup akun media sosial yang digunakannya sebagai media promosi untuk kacamata cerdasnya tersebut.


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.