Banyak Orang Meninggal Karena Selfie

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Jumat, 18 Nov 2016 14:20 WIB
teknologiselfie
Banyak Orang Meninggal Karena Selfie
Ilustrasi. (NARINDER NANU/AFP/Getty Images)

Metrotvnews.com: Gemar mengambil selfie tidaklah salah. Masalah muncul ketika seseorang mengambil selfie dengan pose berbahaya, misalnya dengan pistol atau dari tempat tinggi, yang terkadang menyebabkan kematian.

Menurut CNET, India adalah negara dengan jumlah kematian terkait selfie paling tinggi. Menurut studi yang dilakukan oleh Indraprastha Institute of Information di Delhi dan Carnegie Mellon University di Pittsburgh, lebih dari 50 persen kematian yang terjadi akibat selfie terjadi di India.

Dari penelitian itu, diketahui bahwa terdapat 127 kematian karena selfie dari bulan Maret 2014 sampai September 2016. Tujuh puluh enam kejadian itu terjadi di India.

Setelah India, negara-negara lain tidak memiliki jumlah kematian terkait selfie yang terlalu tinggi. Misalnya, di Pakistan, yang menjadi negara kedua setelah India, hanya terdapat 9 kematian. Amerika Serikat berada di posisi 3 dengan 8 kematian dan diikuti oleh Rusia dengan 6 kematian.

Para peneliti mengelompokkan data yang mereka temukan ke dalam kelompok yang berbeda-beda, seperti penyebab kematian. Sebanyak 8 orang meninggal karena jatuh dari ketinggian, 12 kecelakaan berupa tertabrak kereta dan 15 kejadian terjadi karena tersetrum.

Selain itu, para peneliti juga mencari tahu tentang foto selfie yang diunggah di Twitter dan menemukan bahwa laki-laki biasanya lebih tergoda untuk mengambil foto selfie berbahaya dari wanita.

Sebagai respons dari penemuan ini, pemerintah India telah meminta pemerintah daerah untuk membuat kawasan bahaya selfie di tempat-tempat wisata. Beberapa daerah di India bahkan memiliki tim polisi turis yang memonitor tingkah laku para wisatawan.


(MMI)

Xiaomi  Mi 7 Muncul di MWC 2018?
MWC 2018

Xiaomi Mi 7 Muncul di MWC 2018?

15 hours Ago

Xiaomi akan turut hadir di ajang MWC 2018 mendatang, dan dikabarkan akan mengumumkan Mi 7.

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.