Analis: iPhone 7 Sudah Capai Puncaknya

Lufthi Anggraeni    •    Selasa, 15 Nov 2016 17:22 WIB
apple
Analis: iPhone 7 Sudah Capai Puncaknya
Ming-chi Kuo menilai permintaan iPhone 7 telah mencapai puncak dalam waaktu dua bulan setelah diluncurkan.

Metrotvnews.com: Kuartal terakhir tahun 2016 bukanlah kuartal paling produktif bagi Apple.

Hal ini disampaikan analis KGI Securities, Ming-chi Kuo yang mempercayai bahwa permintaan pasar terhadap iPhone 7 telah mencapai puncaknya, dua bulan setelah diluncurkan.

Kuo menyebut minimnya kejutan dalam hal teknologi pada iPhone berlayar 4,7 inci tersebut menjadi alasan di balik prediksi penurunan pendistribusian ponsel cerdas ini. Selain itu, alasan lain yang diungkap Kuo adalah semakin pendeknya waktu yang tersedia bagi konsumen untuk memperoleh iPhone 7, sebelum iPhone 7 Plus lebih mudah didapatkan.

Kemudahan untuk memperoleh iPhone 7 Plus ini juga akan dapat mengurangi permintaan terhadap iPhone 7. Hal ini mengharuskan Apple untuk mengubah strategi yang diterapkannya terkait pemasaran iPhone 7 tersebut, seperti yang dilaporkan Phone Arena.

Namun, Kuo tidak terpaku pada kehadiran iPhone 7 Plus, sebab kapasitas produksi juga menjadi faktor penilaian ketersediaan perangkat tersebut. Kuo juga menegaskan bahwa penurunan pendistribusian iPhone per tahun akan terjadi pada kuartal pertama tahun 2017.

Hal ini diakibatkan oleh permintaan yang lebih rendah dari prediksi dan kompetisi ketat di pasar Tiongkok. Kompetisi tersebut akan mencegah Apple mencapai pangsa pasar yang sangat diinginkannya di negeri tirai bambu tersebut.

Selain itu, kompetisi ini yang dihadirkan Tiongkok ini juga didukung oleh promosi yang semakin gencar dalam rangka menyambut musim liburan akhir tahun. Promosi ini umumnya diberikan oleh smartphone lokal dengan penawaran harga lebih terjangkau.

Sementara itu, Apple mulai mempersiapkan generasi terbaru ponsel cerdasnya, yang dikabarkan akan mengusung layar edge-to-edge. Apple juga telah memulai program penjualan perangkat bekas pada situs resminya.


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.