Samsung Alami Masalah Kecerahan Layar dan Sensor Sidik Jari?

Lufthi Anggraeni    •    Senin, 19 Jun 2017 11:10 WIB
samsung
Samsung Alami Masalah Kecerahan Layar dan Sensor Sidik Jari?
Samsung dilaporkan mengalami kendala terkait kecerahan layar dalam upaya menyematkan sensor pemindai sidik jari di layar.

Metrotvnews.com: Samsung tengah berupaya menyematkan sensor pemindai sidik jari di layar smartphone karyanya, namun mengalami kendala. Kendala ini dikabarkan terdapat pada kecerahan layar perangkat.

Menurut GizmoChina, kecerahan pada bagian layar di sekitar sensor pemindai sidik jari lebih tinggi jika dibandingkan dengan bagian layar lainnya. Informasi disebut berasal dari pihak internal rantai pasokan bernama @Ice Universe, melalui gambar yang menampilkan permasalahannya.

Tidak hanya Samsung, @Ice Universe juga menyebut bahwa Apple juga mengalami permasalahan yang sama. Sementara itu, teknologi ini yang dikabarkan akan disematkan pada Galaxy Note 8 telah dinantikan oleh konsumen smartphone.

Beredarnya informasi ini mengindikasikan penyematan teknologi tersebut pada perangkat ini bukanlah hal mudah. Samsung disarankan sejumlah ahli untuk lebih berhati-hati guna menghindari insiden serupa Galaxy Note 7 pada perangkat terbarunya.

Sementara itu, ponsel cerdas unggulan Samsung yaitu Galaxy S8 dan Galaxy S8+ telah berbekal sensor pemindai sidik jari di bagian belakang perangkat. Sayangnya, sejumlah konsumen mengeluhkan kesulitan mengakses sensor tersebut.

Kesulitan itu disebabkan oleh posisi sensor yang berada di sebelah kamera, bukan di bawah kamera seperti smartphone lainnya. Meskipun demikian, ulasan yang dilakukan sejumlah media menunjukan kelebihan yang disuguhkan perangkat, dan didukung oleh angka penjualan yang baik.

Di sisi lain, Apple telah menerima paten untuk sensor pemindai sidik jari yang disematkan pada tombol daya. Paten ini serupa dengan desain yang diusung oleh Sony Xperia Z5, yang meluncur pada 2015 lalu.

Selain itu, Apple juga memperoleh paten desain untuk sensor di bawah layar, meski hingga saat ini belum diketahui rencana perusahaan berbasis di Cupertino, California ini, terkait penggunaannya di iPhone 8.


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.