SpaceX akan Luncurkan Falcon Heavy Pada November

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Jumat, 28 Jul 2017 14:13 WIB
antariksa
SpaceX akan Luncurkan Falcon Heavy Pada November
Falcon Heavy akan diluncurkan pada November. (SpaceX)

Metrotvnews.com: CEO SpaceX, Elon Musk baru saja mengumumkan bahwa peluncuran pertama dari roket kelas berat milik perusahaannya, Falcon Heavy, akan dilakukan pada bulan November mendatang.

SpaceX pada awalnya ingin melakukan penerbangan ini pada musim panas, tapi pada bulan Juni, Musk mengatakan via Twitter bahwa diperlukan waktu sekitar 2-3 bulan untuk mengirimkan inti dari Falcon Heavy ke Cape Canaveral. SpaceX juga akan memerlukan waktu ekstra untuk mempersiapkan roket ini. 
 

 

Falcon Heavy maiden launch this November

A post shared by Elon Musk (@elonmusk) on

Menurut laporan Engadget, Falcon Heavy ditenagai 3 inti dari Falcon 9. Itu artinya, roket peluncur ini dapat membawa beban dengan berat hingga tiga kali lipat dari Falcon 9, yang memiliki ukuran lebih kecil. Sebelum ini, SpaceX tertarik untuk membuat agar bagian atas dari Falcon Heavy bisa kembali digunakan setelah menerbangkan roket tersebut pada penerbangan pertamanya.

Namun, tampaknya rencana itu batal dilakukan. Faktanya, Musk tidak berharap banyak dari penerbangan pertama Falcon Heavy. Dalam konferensi luar angkasa di Washington, AS minggu lalu, dia berkata, kemungkinan besar, Falcon Heavy bahkan tidak akan mencapai orbit dalam penerbangan pertamanya. 

Roket ini akan diluncurkan dari launch pad 39A milik NASA di Kennedy Space Center. Saat ini, SpaceX belum menentukan tanggal pasti dari peluncuran Falcon Heavy. Kemungkinan, informasi ini akan diberitahukan dalam beberapa bulan ke depan.  

Rencananya, Falcon Heavy akan digunakan dalam penerbangan komersil ke Bulan pada 2018. 


(MMI)

Begini Performa Ponsel Selfie Xiaomi Redmi S2
Review Smartphone

Begini Performa Ponsel Selfie Xiaomi Redmi S2

2 weeks Ago

Xiaomi masuk industri smartphone selfie dengan merilis Xiaomi Redmi S2. Begini performanya. …

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.