Sinar Mas Land Perkaya Ekosistem BSD City dengan Purwadhika

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Kamis, 16 Mar 2017 16:32 WIB
teknologistartupsinar mas land
Sinar Mas Land Perkaya Ekosistem BSD City dengan Purwadhika
Peresmian peluncuran Purwadhika di BSD City.

Metrotvnews.com, Tangerang: Sinar Mas Land ingin menjadikan BSD City sebagai smart city dengan mengembangkan ekosistem teknologi. Setelah memboyong GeeksFarm dan WGS Hub, kini, Sinar Mas Land menghadirkan Purwadhika Startup & Coding School.

Sesuai namanya, Purwadhika merupakan lembaga pendidikan yang mengkhususkan diri untuk melatih orang-orang yang ingin belajar bahasa pemprograman dan membangun startup. Selain itu, mereka juga fokus pada Internet of Things.

Managing Director President Office, Sinar Mas Land, Dhony Rahajoe menjelaskan, Sinar Mas Land percaya, untuk mengembangkan smart city maka mereka perlu mengembangkan ekosistem digital, mulai dari menyediakan talenta hingga membangun lingkungan yang kondusif untuk startup dan perusahaan teknologi besar.

"Dengan adanya Purwadhika, mereka bisa memperkuat ekosistem smart digital city," ujar Dhony. Dia berharap, adanya sekolah pelatihan startup dan coding ini dapat menarik perhatian masyarakat. "Kami yakin, Purwadhika dapat memberikan program pendidikan di bidang IT, khusus untuk pengembangan startup dan keahlian coding."

Purwa Hartono, Founder dan President Purwadhika Startup & Coding School juga hadir dalam acara yang diadakan di BSD Green Office Park ini. Dia mengatakan, Purwadhika mengkhususkan diri dalam memberikan pendidikan tentang cara mengembangkan startup, pemprograman dan internet of things (IoT).

Dia menegaskan, orang yang tidak memiliki latar belakang pendidikan formal di bidang IT sekalipun tetap bisa masuk ke dalam Purwadhika dan diajarkan untuk menjadi seorang programmer. Dia menyebutkan, bahkan lulusan SMA sekalipun bisa masuk ke lembaga pendidikan buatannya. 



Salah satu program yang ditawarkan oleh Purwadhika adalah pelatihan pembuatan startup, yang memerlukan waktu 1 tahun. Program ini meliputi pelatihan selama 6 bulan dan inkubasi selama 6 bulan.

"Selama 6 bulan training, para manajer atau mahasiswa yang ikut serta bisa belajar tentang bagaimana cara membuat software. Setelah lulus, mereka akan masuk ke inkubasi," ujar Purwa Hartono.

Selain sekolah startup, Purwadhika juga menyediakan pelatihan untuk menelurkan para programmer. Pelatihan ini akan memakan waktu sekitar 3 bulan. "Sekarang ini, banyak perusahaan yang sangat tergantung pada software. Karena itu, programmer sangat dibutuhkan," katanya. Dia menambahkan, gaji para programmer juga besar.


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.