GoPro Pangkas 15% Karyawan

Lufthi Anggraeni    •    Kamis, 01 Dec 2016 09:31 WIB
gopro
GoPro Pangkas 15% Karyawan
GoPro memangkas 15 persen pegawai untuk mengurangi biaya operasional.

Metrotvnews.com: GoPro dilaporkan tengah mengalami permasalahan terkait kamera aksi dan drone barunya. Menghadapi permasalahan tersebut, GoPro memutuskan untuk memangkas sekitar 15 persen pekerjanya, dan menutup divisi entertainment guna mengurangi biaya operasional.

GoPro dikabarkan akan merumahkan lebih dari 200 posisi full-time, dan akan ditinggalkan oleh Tony Bates, yang bergabung sebagai presiden GoPro sejak bulan Juni 2014 lalu, pada akhir tahun ini. Bates sebelumnya menjabat sebagai Executive Vice President di Microsoft, dan CEO untuk Skype Technologies SA.

Penutupan divisi entertainment juga disebut sebagai indikasi bahwa GoPro mempersempit visinya, dan memutuskan untuk terfokus pada aktvitas inti mereka, serta menghentikan hal lain yang dinilai tidak menghasilkan keuntungan.

GoPro menyebut restrukturisasi ini akan mengurangi biaya operasional sekitar USD650 juta pada tahun 2017, dan akan membantunya dalam mencapai tujuan mereka meraih keuntungan kembali pada tahun depan. Perusahaan ini memprediksi dapat menghasilkan biaya restrukturisasi sebesar USD33 juta, seperti yang laporan Bloomberg.

Perusahaan ini menghadapi permasalahan terkait produksi yang mengecewakan pada drone Karma, mengakibatkannya harus melakukan proses recall pada sekitar 2.500 unit. GoPro juga menerima tuntutan, yang mengklaim perusahaan ini telah melanggar hukum keamanan federal.

GoPro dinilai melakukan kesalahan dan memberikan pertanyaan kurang tepat terkait drone tersebut. Keluhan ini termasuk tuduhan bahwa GoPro telah melebih-lebihkan kemampuan perangkat drone miliknya dan permintaan konsumen akan produk tersebut.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.