Ini Alasan Apple Ogah Tanam Layar Sentuh di MacBook Pro

Riandanu Madi Utomo    •    Jumat, 28 Oct 2016 15:53 WIB
applemacbook
Ini Alasan Apple Ogah Tanam Layar Sentuh di MacBook Pro
MacBook Pro hadir dengan fitur baru, yaitu Touch Bar

Metrotvnews.com: Apple baru saja merilis MacBook Pro terbaru. Tidak sekadar hadir sebagai laptop kelas atas, MacBook Pro ternyata juga hadir dengan berbagai perubahan.

Salah satu perubahan yang paling inovatif adalah kehadiran Touch Bar, yaitu sebuah layar sentuh mini yang menggantikan tombol functions di MacBook Pro. Tapi mengapa Apple justru memilih menghadirkan Touch Bar ketimbang mengubah layar MacBook Pro menjadi layar sentuh?

Menjawab pertanyaan tersebut, SVP Software Engineering Apple, Craig Federighi, mengatakan pihaknya memang sengaja memilih tidak menggunakan layar sentuh karena Touch Bar diklaim bisa menyajikan kontrol yang lebih baik.

"Kami mengerti kebanyakan konsumen lebih memilih menggunakan tangannya untuk mengetik menggunakan keyboard atau mengontrol laptop menggunakan trackpad, ketimbang menggunakan fasilitas layar sentuh," ujar Federighi dalam wawancaranya bersama CNET.

Federighi mengklaim Touch Bar tidak sama dengan layar sentuh. Karena terpasang di area keyboard, Touch Bar dikatakan akan lebih nyaman digunakan ketimbang mengakses menu melalui layar sentuh.

Touch Bar juga menyajikan informasi yang lebih variatif, dan yang paling penting adalah bisa menyajikan menu, fitur dan fungsi lainnya yang sebelumnya hanya bisa diakses melalui perangkat atau cara khusus.

Untuk MacBook Pro, Touch Bar akan hadir untuk menggantikan tombol functions (F1 hingga F12) yang menurut Federighi merupakan teknologi tua dan sudah saat diganti menjadi sarana kontrol yang lebih intuitif. Selain itu, tombol functions juga sudah sangat jarang digunakan oleh pengguna saat ini.


(MMI)

Lenovo Thinkpad X1 Teranyar Muncul di CES 2018
CES 2018

Lenovo Thinkpad X1 Teranyar Muncul di CES 2018

3 days Ago

Lenovo perkenalkan keluarga baru ThinkPad X1 yang terdiri dari tiga jenis perangkat sekaligus d…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.