Acer Tanam Prosesor Ryzen Desktop di Helios 500

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Sabtu, 06 Oct 2018 08:28 WIB
acer
Acer Tanam Prosesor Ryzen Desktop di Helios 500
Peluncuran Acer Predator Helios 500. (Medcom.id)

Jakarta: Bekerja sama dengan AMD, Acer meluncurkan Predator Helios 500 yang menggunakan AMD Ryzen 7 2700 sebagai prosesornya. Untuk masalah GPU, laptop ini sudah menggunakan Radeon RX Vega56. 

Salah satu hal yang menarik dari Predator Helios 500 adalah fakta bahwa prosesor yang digunakan merupakan prosesor untuk desktop.

Untuk memastikan agar laptop tidak mengalami suhu berlebih, Acer menggunakan Aeroblade 3D fan, yang Acer klaim memiliki performa 35 persen lebih baik dari fan konvensional. 

Andreas Lesmana, Gamign Series Product Manager Acer Indonesia mengatakan, dengan sistem pendingin yang baik, maka ini akan membuat durabilitas komponen lain lebih terjaga.

Dia juga menjelaskan bahwa kipas yang terpasang pada Helios 500 terbuat dari metal dengan tebal 0,1 mm. "Sehingga tidak mungkin ada debu yang berkumpul pada satu titik," kata Andreas saat ditemui di Plaza Senayan, Jumat, 5 Oktoberr 2018. 



Acer menempatkan lubang ventilasi pada bagian belakang laptop. Tujuannya adalah untuk memastikan pengguna tidak merasa kepanasan ketika kipas bekerja dengan performa maksimal. 



Mengingat salah satu target laptop ini adalah gamer, maka Helios 500 juga sudah dilengkapi dengan layar yang memiliki refresh rate 144 Hz dan FreeSync yang berfungsi untuk menghilangkan blur atau tearing ketika pengguna sedang bermain game.

Helios 500 memiliki layar 17,3 inci dilengkapi dengan dua RAM 8GB DDR4, HDD 7200 RPM sebesar 1TB dan SSD 256GB. 



Satu hal lain yang menarik dari Helios 500 adalah keberadaan backpanel pada bagian bawah laptop. Untuk membuka backpanel ini, pengguna cukup membuka dua baut. Hal ini juga tidak akan menghilangkan garansi dua tahun yang diberikan oleh Acer. 

"Solusi upgrade menjadi salah satu kelebihan dari laptop ini," kata Andreas. "Kalau gamer, upgrade merupakan salah satu keharusan." Dia menjelaskan, game yang ada saat ini, mungkin hanya membutuhkan RAM 8GB dan 16GB.

Ke depan, tidak tertutup kemungkinan, persyaratan minimal untuk memainkan sebuah game mungkin akan lebih tinggi dari itu. 



Untuk game-game populer saat ini, Acer menyebutkan bahwa dengan pengaturan grafik maksimal dan resolusi 1080p, semua game dapat dimainkan dengan framerate setidaknya 80 fps. 


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.