Strategi BlackBerry Berikutnya, Pindahkan Saham

Lufthi Anggraeni    •    Rabu, 04 Oct 2017 10:50 WIB
blackberry
Strategi BlackBerry Berikutnya, Pindahkan Saham
BlackBerry akan memindahkan pendaftaran saham perusahaannya ke New York Stock Exchange pada 16 Oktober mendatang.

Metrotvnews.com: BlackBerry mengumumkan pemindahan pendaftaran saham perusahaannya dari NASDAQ ke New York Stock Exchange. Perpindahan tersebut akan dilaksanakan pada 16 Oktober mendatang.

Pemindahan saham tersebut turut menandai perubahan simbol BlackBerry dari BBRY yang saat ini digunakannya, menjadi BB. Hal ini dinilai lebih memudahkan komunitas investor untuk mengetahui keberadaan BlackBerry.

Pengumuman ini hadir setelah BlackBerry melaporkan pendapatan bersih dari nilai lima sen per saham untuk kuartal kedua tahun ini. Berbeda dari masa kejayaannya, BlackBerry kini tidak lagi memproduksi perangkat komunikasi.

BlackBerry memberikan lisensi BlackBerry Secure versi sistem operasi Android, nama, logo, dan aplikasi miliknya ke produsen ponsel seperti TCL dan BB Merah Putih. Sebagai gantinya, BlackBerry menerima pembayaran royalti dari perusahaan tersebut.

Tidak hanya itu, BlackBerry juga memasarkan software buatannya kepada produsen kendaraan dan lainnya. BlackBerry muncul sebagai perusahaan publik sebagai bagian dari Research In Motion pada 28 Oktober 1997.

Saat pager dua arah BlackBerry menjadi perangkat wajib untuk eksekutif dan anggota penjualan, saham miliknya mulai meningkat. Dengan mempertimbangkan pembagian saham sebelumnya, saham BlackBerry mencapai puncak dengan harga USD147,50 (Rp1,9 juta) atau setara dengan USD885 (Rp11 juta), sebelum terjadi pemisahan saham, pada 23 Juni 2008.

Namun sejak saat itu, harga saham BlackBerry terus mengalami penurunan signifikan. Pada tahun 2013, harga saham menurun menjadi USD5 (Rp67.435). Pada awal tahun 2013, dengan peluncuran sistem operasi BlackBerry 10, perusahaan asal Kanada tersebut mengubah nama dari Research In Motion menjadi BlackBerry.

Perubahan nama tersebut turut mengubah simbol perwakilan perusahaan, dari RIMM menjadi BBRY yang saat ini digunakannya. Sementara itu, pembeli saham pada tahun 2013 lalu kini dapat menikmati keuntungan, sebab perdagangan saham BlackBerry saat ini mencapai USD11 (Rp148.357) per lembar saham.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.