Shopee: Laki-Laki Paling Suka Belanja Elektronik Online

Lufthi Anggraeni    •    Jumat, 09 Mar 2018 17:14 WIB
e-commerce
Shopee: Laki-Laki Paling Suka Belanja Elektronik Online
Transaksi belanja online kategori produk elektronik didominasi oleh konsumen laki-laki.

Jakarta: Belanja umumnya identik dengan aktivitas yang sering dilakukan kaum perempuan. Namun menurut data yang dihimpun Shopee, belanja melalui e-commerce kini juga kian digemari laki-laki, khususnya pada kategori produk elektronik.

"Selama tahun 2017, kategori elektronik menjadi kategori dengan jumlah transaksi tertinggi kedua, setelah fesyen. Bahkan Shopee sendiri mencatat, jumlah transaksi produk elektronik di platform kami meningkat 25 kali lipat, jika dibandingkan pada tahun 2016," Direktur Shopee Indonesia Kristin Juanto.

Pertumbuhan tersebut dinilai menjadi indikator bahwa masyarakat semakin nyaman untuk berbelanja produk elektronik secara online. Data yang dihimpun Shopee menunjukan pada kategori ini, transaksi didominasi oleh konsumen laki-laki, dengan persentase sebesar 60 persen.

Konsumen laki-laki juga disebut Shopee lebih banyak menghabiskan dana yang mereka miliki di platform miliknya, untuk berbelanja smartphone, peralatan gaming, speaker dan CCTV. Hal ini berbeda dengan konsumen perempuan yang lebih terfokus pada aksesori smartphone, mesin jahit, mouse dan polaroid.

Tren berbelanja produk elektronik yang tengah berkembang pesat di Indonesia dinilai berkat dukungan sejumlah faktor. Sejumlah faktor tersebut termasuk penetrasi smartphone, perbaikan infrastruktur telekomunikasi yang kian gencar oleh pemerintah, serta kenaikan daya beli konsumen kelas menengah di Indonesia.

Selain itu, peningkatan transaksi yang dilakukan oleh laki-laki juga dinilai pemerhati e-commerce sekaligus tenaga ahli siber dan media sosial Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Republik Indonesia Kun Arif Cahyantoro, juga disebabkan oleh suguhan pengalaman berbelanja baru, berbeda dan lebih canggih.

Di masa mendatang, kategori produk eletronik diperkirakan akan lebih unggul jika dibandingkan dengan kategori fesyen, pada platform e-commerce. Hal ini karena kategori ini memiliki pangsa pasar lebih besar dan memiliki pilihan lebih banyak jika dibandingkan dengan fesyen.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.