SIKADinas, Wadah Smart City dari Dinas Pendidikan

Lufthi Anggraeni    •    Kamis, 30 Nov 2017 14:52 WIB
teknologismart city
SIKADinas, Wadah Smart City dari Dinas Pendidikan
DInas Pendidikan meluncurkan platform Smart City untuk pendidikan bertajuk SIKADinas.

Jakarta: Dinas Pendidikan meluncurkan plaftorm Smart City untuk pendidikan, bertajuk SIKADinas. Platform ini bertujuan menghimpun data dari sekolah sebagai dasar pengambilan keputusan, terkait pengembangan tenaga pendidik dan kependidikan, kesiswaan, atau sarana prasarana.

“Kami menyediakan platform SIKADinas atau SIKAD untuk Dinas Pendidikan Propinsi dan kabupaten Kota, sehingga Dinas Pendidikan dapat memperolah data real-time dari sekolah pengguna SIKAD di daerahnya.” ungkap Chief Operation Officer SIKAD, Adhi Subagio kepada Metrotvnews.com.

Dinas pendidikan menjelaskan, SIKAD merupakan aplikasi yang ditujukan untuk mengolah nilai akademik. Saat ini SIKAD dilaporkan telah memiliki modul untuk proses di sekolah seperti penilaian akademik, arsip surat menyurat, konseling siswa, keuangan sekolah dan siswa, perpustakaan, bahkan hingga perpustakaan dan manajemen sarana dan prasarana.

Kehadiran platform tersebut diharapkan membantu mempermudah instansi terkait termasuk staf dan guru untuk mengakses informasi yang tersedia pada platform, sesuai dengan bidang kerja masing-masing.

Sementara itu, dinas pendidikan daerah dimungkinkan untuk memanfaatkan SIKADinas untuk memperoleh informasi terkait sekolah, seperti pemetaan guru, kondisi sarana dan prasarana sekolah, hingga perkembangan siswa dan kemajuan mengajar guru.

Sebagai informasi, SIKAD menggunakan skema SaaS (Software as a Service), dan merupakan sistem berbasis cloud yang terdiri dari tiga komponen utama, yaitu Sekolah, Dinas Pendidikan, serta orang tua atau siswa. Ketiga komponen tersebut akan terhubung satu sama lain melalui satu ekosistem.

Berdasarkan laporan yang berakhir pada bulan Oktober 2017 lalu, SIKAD telah dimanfaatkan oleh 272 sekolah di seluruh Indonesia, serta dua Dinas Pendidikan Daerah yaitu Kota Gorontalo dan Kabupaten Bekasi.


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.