ASUS Anggap Xiaomi Saingan Terberat

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Jumat, 19 Jan 2018 17:45 WIB
asus
ASUS Anggap Xiaomi Saingan Terberat
Country Marketing Manager ASUS Indonesia. (MTVN)

Jakarta: Xiaomi merupakan pesaing terberat ASUS. Setidaknya begitulah yang disampaikan Country Marketing Manager ASUS Indonesia, Galip Fu, saat ditemui di Bunga Rampai, Jumat (19/1/2018).

Alasannya karena perusahaan asal Tiongkok itu bisa memasarkan produknya dengan cepat. "Dengan begitu, mereka bisa menawarkan smartphone dengan harga dan spesifikasi terbaik ketika itu," katanya.

Meskipun begitu, ASUS siap bersaing dengan Xiaomi. Pria yang akrab dengan sapaan Galip ini menyebutkan, tahun ini, ASUS akan meluncurkan smartphone dengan performa sebagai fokusnya.

"Misi kami sederhana, bagaimana cara kami memberikan performa terbaik dalam masing-masing segmen harga," katanya. Untuk smartphone premium, ASUS masih berencana untuk memberikan pengalaman penggunaan yang "terbaik dan terlengkap". Namun, ASUS juga ingin memberikan prosesor terbaik dalam setiap smartphone mereka, tidak peduli kelasnya. 

Galip merasa, tidak peduli fitur canggih yang tertanam pada smartphone, prosesor merupakan komponen penting untuk bisa merealisasikannya.

"Tidak peduli sebagus apa layar atau kamera sebuah smartphone, tanpa CPU yang bagus, semua itu akan menjadi sia-sia," katanya. "Karena itu, kami akan mengonsentrasikan fokus dan investasi kami pada performa. Tapi, itu bukan berarti kami tidak punya fokus lain seperti baterai dan kamera."

Selain performa, fokus lain ASUS adaah pada baterai dan juga selfie. Ketika ditanya apakah mereka percaya diri bisa bersaing dengan Oppo dan Vivo -- dua merek yang dikenal dengan smartphone selfie buatannya -- Galip mengatakan bahwa ASUS merasa tidak perlu harus bersaing dengan kedua perusahaan itu. 

"Kami hanya perlu bersaing dengan diri kami sendiri sebelumnya," katanya. Salah satu tujuan ASUS mempertahankan lini selfie adalah untuk mempertahankan, atau jika memungkinkan menumbuhkan, pengguna perempuan. 

Tahun lalu, salah satu pencapaian ASUS adalah mendapatkan pengguna perempuan. "Kami adalah merek yang sangat techy," katanya. "Sebagian besar pengguna kami adalah laki-laki." Namun, dia mengungkap, berkat produk seperti ZenFone Live dan ZenFone Selfie, jumlah pengguna perempuan ASUS bisa bertambah. 

Sementara terkait lini smartphone yang ASUS luncurkan tahun ini, Galip menyebutkan bahwa mereka akan "menyederhanakan lini yang ada". Itu artinya, akan ada lebih sedikit tipe smartphone yang ASUS luncurkan.


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.