Tidak Heran Jika Apple Ingin Akuisisi McLaren

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Kamis, 22 Sep 2016 11:47 WIB
apple
Tidak Heran Jika Apple Ingin Akuisisi McLaren
McLaren P1 Bahrain.

Metrotvnews.com: Apple kabarnya sedang melakukan diskusi dengan McLaren terkait akuisisi atau menanamkan investasi dalam perusahaan pembuat supercar asal Inggris itu, lapor Financial Times.

Berita ini lalu dibantah oleh McLaren, yang mengatakan bahwa mereka tidak tertarik untuk menjual perusahaan atau mengadakan kerjasama dengan Apple. 

"Kami dapat mengonfirmasi bahwa McLaren tidak sedang melakukan diskusi dengan Apple terkait investasi," tulis McLaren dalam sebuah email pada The Verge.

Meskipun begitu, menurut Business Insider, kerjasama Apple-McLaren adalah hal yang masuk akal. Bertahan di industri otomotif bukanlah hal yang mudah. Membuat mobil tidak hanya memakan waktu lama tapi juga memakan biaya besar.

Selain itu, untuk menjadi perusahaan pembuat mobil yang sukses, diperlukan pengalaman. Sebagai perusahaan yang dikabarkan hendak masuk ke dalam industri otomotif, Apple akan sangat terbantu oleh pengalaman McLaren yang telah membuat mobil selama berpuluh-puluh tahun.

Dengan bekerja sama dengan McLaren, Apple akan mendapatkan bantuan dari perusahaan yang tidak hanya memiliki pengaman membuat mobil, tapi juga salah satu perusahaan yang memiliki desain otomotif terbaik dunia. McLaren juga merupakan salah satu perusahaan otomotif dengan teknologi terbaik.

"McLaren telah membuat reputasi bahwa mereka adalah perusahaan mobil dengan teknologi canggih," kata Senior Analyst Kelley Blue Book, Karl Brauer. "Secara psikologi dan filosofi, kedua perusahaan tersebut akan dapat menyempurnakan satu sama lain."

?
Foto: McLaren

Selain itu, McLaren juga memiliki pengalaman untuk membuat mobil listrik. McLaren P1 merupakan hypercar hibrida yang dapat menempuh 6 mil menggunakan daya listrik. Meskipun pengalaman McLaren fokus pada membuat mobil balap, pengetahuan mereka dalam material mobil dapat digunakan jika Apple ingin membuat mobil generasi berikutnya.

Selama ini, McLaren telah menjadi pelopor dari banyak hal, mulai dari penggunaan carbon-fiber yang sangat ringan hingga software manajemen traksi. Selain itu, McLaren juga memiliki ahli material dan aerodinamika terbaik di industri otomotif.

Meskipun divisi pembuat mobil yang berada di Inggris baru berumur 5 tahun, McLaren telah mendorong perkembangan teknologi otomotif selama setengah abad. Perusahaan yang kini menjadi McLaren Technology Group pada awalnya merupakan tim balap yang dibuat oleh Bruce McLaren di tahun 1960-an.

McLaren, yang merupakan pembalap dan pemilik tim, menjadi seorang legenda karena kemampuannya untuk membuat inovasi dan membuat mobilnya menjadi lebih cepat, lebih cerdas dan lebih aerodinamis.

Selama 50 tahun, tim yang dibuat oleh Bruce McLaren telah berhasil memenangkan 8 Formula One World Championship dan memenangkan 182 balapan. Hanya Ferrari yang berhasil mendapatkan kesuksesan serupa dalam periode yang sama.

Kemenangan McLaren. Foto: AP

Bruce McLaren meninggal di tahun 1970 dalam kecelakaan saat dia mencoba mobil balap prototipe. Sejak tahun 1980, perusahaan McLaren berada di bawah kendali Ron Dennis, yang melanjutkan ambisi Bruce McLaren untuk meningkatkan performa dan teknologi mobil di dunia otomotif.

Di tahun 1992, McLaren memperkenalkan supercar F1 miliknya. Mobil ini memiliki teknologi dan performa yang jauh lebih baik dari para pesaingnya. Meskipun McLaren paling dikenal dengan tim balap Formula One dan tim pembuat mobilnya, McLaren sebenarnya juga berkecimpung di bisnis lain.

Faktanya, salah satu divisi McLaren yang paling menguntungkan adalah bisnis konsultasi big data miliknya, kata seorang juru bicara McLaren. Bernama McLaren Applied Technologies, bisnis big data ini beroperasi di berbagai industri, mulai dari kesehatan, produk konsumen hingga infarstruktur transportasi.

Salah satu kelebihan perusahaan ini adalah kemampuannya untuk memproses dan menganalisa data dalam jumlah banyak, satu hal yang telah menjadi kemampuan yang dimiliki oleh tim yang ikut serta dalam balapan Formula One.

Meskipun McLaren saat ini masih berhasil mendapatkan keuntungan, dengan bantuan Apple, mereka dapat mengembangkan potensi mereka tanpa perlu khawatir akan terhambat masalah dana. Selain itu, Apple juga memiliki pengalaman dalam industri elektronik konsumen, yang akan dapat membantu McLaren. 

Kerja sama dengan perusahaan dengan nama sepopuler Apple juga akan menguntungkan perusahaan apapun. Apakah akuisisi atau kerjasama Apple dan McLaren akan benar terjadi adalah hal yang masih belum diketahui. Satu hal yang pasti adalah kedua perusahaan ini akan dapat menguntungkan satu sama lain.


(MMI)

Ini Cara Bedakan Galaxy Note 7 Lama dengan Versi Terbaru

Ini Cara Bedakan Galaxy Note 7 Lama dengan Versi Terbaru

2 days Ago

Melalui situs resminya, Samsung memberitahukan pihaknya telah memberikan tanda khusus untuk mem…

BERITA LAINNYA
Video /