Konsumen Indonesia Gemar Pesan di Menit Terakhir

Lufthi Anggraeni    •    Jumat, 28 Sep 2018 13:18 WIB
teknologi
Konsumen Indonesia Gemar Pesan di Menit Terakhir
Booking.com menyebut konsumen Indonesia gemar melakukan pemesanan layanan perjalanan di menit terakhir.

Jakarta: Telah berkecimpung selama 21 tahun di bidang layanan perjalanan, Booking.com mengaku menemukan sejumlah perilaku menarik dari pengguna layanannya, tidak terkecuali di Indonesia.

Menurutnya, konsumen di Indonesia gemar melakukan pemesanan pada saat-saat terakhir.

"Pasar Indonesia unik, juga karena pertumbuhan generasi muda, serta merupakan pasar yang tergolong masih muda. Selain itu, pertumbuhan adopsi smartphone untuk melakukan berbagai aktivitas termasuk pemesanan layanan perjalanan, konsumen Indonesia sering memesan di menit terakhir," ujar CMO Global Booking.com Pepijn.

Secara lebih jauh, Pepijn menjelaskan, berdasarkan survei yang dilakukan Booking, sebanyak lebih dari 50 persen konsumen di Indonesia melakukan pemesanan layanan perjalanan dengan waktu keberangkatan di hari yang sama.

Tidak hanya pemesanan di menit terakhir, perilaku unik konsumen Indonesia juga disebut Pepijn terlihat dari intensi mereka saat melakukan pemesanan layanan perjalanan.

Berbeda dengan konsumen di negara lain yang memilih beristirahat di lokasi tujuan, konsumen Indonesia umumnya mempersiapkan banyak kegiatan dalam perjalanan mereka.

Selain itu umumnya, konsumen Indonesia melakukan pemesanan layanan perjalanan tidak hanya untuk satu atau dua orang, sebab aktivitas perjalanan dilakukan bersama keluarga.

Sementara itu, kemudahan memesan dan membatalkan pemesanan tanpa biaya tambahan, turut disebut Pepijn menimbulkan perilaku unik lain, yaitu memesan dua penginapan dan membatalkan salah satunya setelah melihat lokasi secara langsung.

Perilaku unik lain juga ditemukan Booking di sejumlah kota besar di Indonesia, terutama di Jakarta. Pepijn menyebut tingkat pemesanan hotel di kota besar mengalami peningkatan cukup signifikan saat terjadi kemacetan panjang atau hujan.

Hal ini mengindikasikan bahwa konsumen lebih memilih untuk menginap di hotel, ketimbang menghabiskan waktu di perjalanan pulang ke rumah masing-masing.

Perilaku unik ini juga dinilai Booking.com menjadi salah satu pendorong pertumbuhan penyedia jasa penginapan lokal di Indonesia. Pertumbuhan tersebut turut menghadirkan pilihan penginapan dengan harga terjangkau, memudahkan konsumen mengambil keputusan dalam memesan hotel.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.