Ponsel Lipat Samsung Hanya Punya Baterai 3.000 mAh?

Lufthi Anggraeni    •    Rabu, 04 Jul 2018 10:49 WIB
samsung
Ponsel Lipat Samsung Hanya Punya Baterai 3.000 mAh?
Informasi terbaru terkait kapasitas baterai yang akan diusung smartphone lipat Samsung beredar.

Jakarta: Mengikuti informasi terbaru yang mengklaim Samsung akan memulai produksi layar OLED yang dibutuhkan untuk smartphone lipatnya pada musim panas ini, laporan terbaru beredar mengklaim Samsung juga tengah mempersiapkan produksi baterai lipat.

Terkait dengan kapasitas, belum tersedia informasi pasti terkait besaran kapasitas pada baterai yang akan diproduksi Samsung. Namun, Samsung dilaporkan dapat memproduksi baterai dengan kapasitas antara 3.000 mAh hingga 6.000 mAh.

Selain itu, mengingat permasalahan yang dihadapi sebelumnya dengan baterai dan bentuk yang baru, Samsung diperkirakan akan memilih baterai dengan spektrum kapasitas lebih rendah. Saat mempertimbangkan ukuran layar saat tidak dilipat, kapasitas dibawah 4.000 mAh dinilai akan menghasilkan daya tahan baterai kurang baik.

Seperti produksi layar, Samsung diperkirakan akan membatasi jumlah produksi awal dari baterai baru tersebut. Jika proses berhasil, Samsung diperkirakan meningkatkan kecepatan produksinya.

Samsung juga diprediksi akan mendistribusikan antara 300 ribu hingga 500 ribu smartphone, sehingga Samsung tidak akan terburu-buru untuk meningkatkan produksi.

Saat ini, Sasmung belum mengonfirmasi informasi detil yang beredar terkait dengan smartphone lipat karyanya. Namun laporan terbaru mengklaim bahwa perangkat ini akan secara resmi diluncurkan pada ajang MWC 2019, setelah peluncuran Galaxy S10 series di bulan Januari.

Selain itu terkait dengan harga, perangkat ini akan dipasarkan seharga di bawah USD2.000 (Rp28,7 juta) dan diperkirakan hanya akan dipasarkan di sejumlah pasar utama Samsung yaitu Amerika Serikat, Inggris, dan Korea Selatan.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.