Qualcomm Resmi Daftarkan Tuntutan Hukum Kepada Apple

Lufthi Anggraeni    •    Jumat, 07 Jul 2017 13:17 WIB
applequalcomm
Qualcomm Resmi Daftarkan Tuntutan Hukum Kepada Apple
Qualcomm resmi mendaftarkan tuntutan hukum terkait pelanggaran paten yang dilakukan Apple.

Metrotvnews.com: Qualcomm resmi mendaftarkan tuntutan hukum terkait pelanggaran paten terhadap Apple. Salah satu poin dalam tuntutan hukum yang diajukan Qualcomm tersebut menyoroti permintaan pelarangan impor untuk iPhone.

Sebelumnya, permintaan terkait pelarangan import untuk iPhone Qualcomm ini pertama dilaporkan pada awal tahun 2017 ini, sebelum akhirnya Qualcomm resmi mendaftarkannya hari ini.

Menurut laporan 9to5Mac, Qualcomm menuduh Apple telah melakukan pelanggaran terhadap enam patennya, guna memperbaiki performa baterai iPhone. Paten tersebut terkait dengan teknologi utama yang memungkinkan fitur dan fungsi penting di iPhone berfungsi dengan lebih baik.

Qualcomm juga menyebut teknologi temuannya menjadi fitur utama iPhone dan membantu meningkatkan performa terkait teknologi modem atau standar seluler. Paten yang dihadirkan pada tuntutan hukum mewakili enam teknologi penting dari tiap teknologi vital terkait fungsi iPhone.

Apple juga diklaim tetap menggunakan teknologi Qualcomm dan menolak membayarkan royalti kepada Qualcomm. Tuntutan hukum tersebut, lanjut Qualcomm, ditujukan untuk menghentikan pelanggaran yang dilakukan Apple terhadap enam teknologi yang telah dipatenkan Qualcomm tersebut.

Selain itu, Qualcomm juga meminta regulator Amerika Serikat untuk melakukan investigasi model iPhone yang menggunakan prosesor seluler karya perusahaannya, dan bukan menggunakan prosesor karya Apple. Sebab hal tersebut termasuk dalam pelanggaran paten yang dimaksudkan Qualcomm.

Pertarungan antara Qualcomm dan Apple dimulai pada awal tahun ini, saat Federal Trade Commission menuduh bahwa Qualcomm memaksa Apple menggunakan chip baseband karyanya, untuk mendapatkan royalti paten lebih tinggi. Setelah tuduhan tersebut beredar, Apple mendaftarkan tuntutan hukum senilai USD1 miliar (Rp13,3 triliun) terhadap Qualcomm.

Namun, Qualcomm menilai tuntutan yang diajukan Apple tersebut sebagai klaim tanpa dasar, sementara Apple mulai menangguhkan pembayaran royalti kepada Qualcomm. Qualcomm juga mengajukan banding terhadap tuntutan hukum Apple, meski Tim Cook menyebut menyambut baik penyelesaian permasalahan tanpa melalui jalur hukum.

Hingga saat ini, Apple masih belum dapat dimintai keterangan dan tanggapan terkait dengan tuntutan hukum terbaru Qualcomm, dan perseteruan tersebut diprediksi tidak akan berlangsung dalam waktu singkat.


(MMI)

Huawei Nova 2i, Jawaban 4 Kamera di Kelas Menengah
Review Smartphone

Huawei Nova 2i, Jawaban 4 Kamera di Kelas Menengah

1 week Ago

Huawei Nova 2i dilengkapi dengan 4 kamera. Inilah ulasan lengkap performanya. 

BERITA LAINNYA
Video /