Samsung Adopsi Sensor Sidik Jari Baru untuk Galaxy Note 9?

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Senin, 07 Aug 2017 11:15 WIB
samsungsmartphone
Samsung Adopsi Sensor Sidik Jari Baru untuk Galaxy Note 9?
Sensor sidik jari Galaxy S8 terletak di belakang. (Mashable)

Metrotvnews.com: Ketika Samsung meluncurkan smartphone premiumnya, Galaxy S8, pada awal tahun ini, mereka meletakkan pemindai sidik jari pada bagian belakang, di sebelah kamera belakang.

Sebagian orang merasa, peletakkan ini sedikit aneh. Sayangnya, menurut laporan dari KGI Securities, tampaknya desain ini masih akan Samsung gunakan untuk beberapa waktu ke depan.

Berdasarkan  laporan 9to5Google, KGI merilis sebuah laporan yang mengklaim bahwa Samsung masih akan tetap menempatkan pemindai sidik jari pada belakang ponsel, setidaknya untuk saat ini. Samsung baru siap memperkenalkan pemindai sidik jari yang terintegrasi pada layar tahun depan, lebih tepatnya, saat memamerkan Galaxy Note 9. Itu berarti, Galaxy S9 kemungkinan masih akan memiliki pemindai sidik jari di belakang ponsel.

Sebagian orang merasa, penempatan sidik jari di belakang ponsel bukanlah tempat yang ideal. Namun, disebutkan, alasan Samsung menanamkan sensor sidik jari di belakang adalah karena teknologi sensor sidik jari pada layar belum siap ketika Galaxy S8 akan diluncurkan. 

Samsung bukanlah satu-satunya perusahaan yang kesulitan untuk mengintegrasikan sensor sidik jari pada layar. Seiring dengan semakin banyaknya manufaktur ponsel yang membuat ponsel dengan bezel tipis, maka mereka dipaksa untuk memindahkan beberapa tombol ke belakang ponsel atau mengintegrasikan fitur-fitur tertentu ke dalam layar. 

Apple dikabarkan tengah mengembangkan sensor sidik jari yang terintegrasi pada layar untuk iPhone berikutnya. Namun, laporan dari analis KGI, Ming-Chi Kuo mengklaim bahwa perusahaan asal Cupertino itu tidak akan menggunakan teknologi tersebut tahun ini. Sebagai gantinya, mereka akan memperkenalkan tombol virtual. 

Pada MWC Shanghai yang diadakan pada bulan Juni lalu, Qualcomm memperkenalkan sensor sidik jari yang bisa ditanamkan di bawah layar atau metal. Mereka bekerja sama dengan Vivo untuk memodifikasi Xplay 6 untuk memamerkan teknologi tersebut. Ketika itu, ponsel dengan teknologi ini tidak lebih dari prototipe. 


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.