Satelit Mati, Ini Penjelasan Telkom

Riandanu Madi Utomo    •    Senin, 28 Aug 2017 13:02 WIB
satelittelkomgangguan atm
Satelit Mati, Ini Penjelasan Telkom
Pihak Telkom menjelaskan masalah satelit yang mati. (MTVN / DANU)

Metrotvnews.com, Jakarta: Telkom Indonesia akhirnya memberikan penjelasan terkait anomali pada satelit Telkom-1 yang membuat beberapa layanan perbankan bermasalah.

Menurut Direktur Utama Telkom, Alex J Sinaga, pihaknya sedang berusaha semaksimal mungkin untuk melakukan tindangan pemulihan. Untuk tahap awalnya, saat ini layanan pada Telkom-1 sedang dimigrasi ke satelit Telkom-2, Telkom-3S, dan satelit lainnya.

"Proses recovery ada dua tahap. Pertama menyiapkan transponder pengganti dan mengalihkan layanan ke satelit Telkom-2 dan Telkom-3S yang saat ini sudah mulai diproses. Prosesnya akan berlangsung dari tanggal 26 hingga 30 Agustus nanti," ujar Alex kepada awak media dalam konferensi pers hari ini di Jakarta.

Pihak Telkom mengatakan, ada 63 pelanggan satelit Telkom-1 dengan 15.000 situs ground segment yang terganggu. Delapan di antaranya pelanggan tersebut adalah penyedia layanan VSAT dengan total 12.030 situs yang digunakan oleh beberapa pelaku usaha perbankan. Semua layanan di 15 ribu situs tersebut saat ini masih mengalami gangguan.



Telkom mengatakan pihaknya sudah membentuk crisis center yang bertugas menangani masalah ini dan saat ini upaya pemulihan sudah mencapai 17 persen. Selain itu, Telkom sudah bekerjasama dengan pembuat satelitnya, yaitu Lockheed Martin untuk meminta dukungan teknis.

"Atas nama Telkom, kami memohon maaf kepada 63 pelanggan satelit Telkom-1 dan masyarakat pengguna layanannya. Kami berkomitmen untuk melakukan pemulihan secepatya. Mudah-mudahan semua bisa ikut memantau masalah ini sehingga bisa tuntas lebih cepat," tutur Alex.

Satelit Telkom-1 sendiri diluncurkan pada tahun 1999 dan diperkirakan memiliki umur 15 tahun. Satelit tersebut kembali diperiksa pada tahun 2014, yaitu saat umurnya diperkirakan habis, namun kondisinya masih mumpuni untuk melayani pelanggannya sehingga kembali digunakan hingga saat ini.

Pihak Telkom melalui stasiun kontrol satelit di Cibinong pertama kali menemukan anomali di satelit Telkom-1 pada hari Jumat (25/8/2017). Saat itu kualitas sinyalnya perlahan menurun dan mati sepenuhnya menjelang malam hari.

Kerugian atas matinya layanan satelit Telkom-1 masih belum dapat dihitung. Pihak Telkom mengatakan saat ini mereka sedang fokus memperbaiki layanannya terlebih dulu.


(MMI)

Vivo V7+, Layar Luas Manjakan Pecinta Selfie
Review Smartphone

Vivo V7+, Layar Luas Manjakan Pecinta Selfie

3 days Ago

Vivo V7 Plus kembali mengunggulkan kemampuan kamera depan, yang diklaim mampu memanjakan penggu…

BERITA LAINNYA
Video /