Apple Bayar Rp26,6 Triliun Demi Izin Paten Nokia?

Lufthi Anggraeni    •    Sabtu, 29 Jul 2017 12:18 WIB
applenokia
Apple Bayar Rp26,6 Triliun Demi Izin Paten Nokia?
Apple dilaporkan membayarkan uang muka sebesar USD1,7 miliar, dan dana sebesar USD2 miliar untuk paten nirkabel Nokia.

Metrotvnews.com: Apple dikabarkan membayarkan dana sebesar USD2 miliar (Rp26,6 triliun) kepada Nokia untuk mendapatkan izin penggunaan paten teknologi nirkabel milik perusahaan asal Finlandia tersebut.

Informasi tersebut muncul berdasarkan laporan keuangan per kuartal yang diumumkan Nokia beberapa hari lalu. Pada laporan tersebut tersemat pembayaran uang muka misterius dengan nilai sekitar USD1,7 miliar (Rp22,6 triliun).

Pembayaran tersebut diakui Nokia sebagai pendapatan kuartal kedua tahun 2017. Saat disinggung terkait keterkaitannya dengan Apple dan paten teknologi nirkabel, pegawai Nokia memberikan konfirmasinya.

Namun, pegawai Nokia tersebut enggan memberikan informasi lebih lanjut, dan dilaporkaj Phone Arena, meminta media untuk menanti konferensi pers yang akan dilakukannya untuk mendapatkan informasi selanjutnya.

Nokia dilaporkan menjalin kerja sama dengan Apple pada bulan Mei lalu, dan kala itu disebut akan mengubah struktur program optimalisasi modal miliknya. Hal ini berarti pembayaran bernilai besar dari Apple, dan royalti untuk paten yang diterima Nokia akan berlangsung selama beberapa tahun.

Sementara itu sebelumnya, Apple telah mendapatkan lisensi eksperimen dari badan regulasi komunikasi Amerika Serikat yaitu FCC, untuk menguji teknologi jaringan 5G. Izin tersebut khususnya untuk spektrum gelombang milimeter jarak pendek di frekuensi 28GHz dan 39GHz.


(MMI)

Begini Performa Ponsel Selfie Xiaomi Redmi S2
Review Smartphone

Begini Performa Ponsel Selfie Xiaomi Redmi S2

2 weeks Ago

Xiaomi masuk industri smartphone selfie dengan merilis Xiaomi Redmi S2. Begini performanya. …

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.