Matikan Groove Music, Microsoft Kini Gandeng Spotify

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Selasa, 03 Oct 2017 10:37 WIB
microsoftspotify
Matikan Groove Music, Microsoft Kini Gandeng Spotify
Microsoft kini mengganti Groove dengan Spotify.

Metrotvnews.com: Microsoft mengganti nama Xbox Music menjadi Groove Music dua tahun lalu. Tujuannya adalah untuk membuat layanan musik streaming miliknya menjadi lebih relevan pada konsumen.

Meskipun begitu, Microsoft tetap kurang sukses. Banyak pelanggan Microsoft yang tidak tahu tentang keberadaan Groove. Kini, Microsoft memutuskan untuk menghentikan layanan musiknya dan menggandeng Spotify, lapor The Verge

Aplikasi Groove Music akan menawarkan penggunanya memindahkan koleksi mereka melalui sebuah update untuk WIndows 10. Para penguji Windows alias Windows Insider bisa mendapatkan update itu minggu ini. Sementara pengguna biasa baru akan mendapatkannya pada 9 Oktober mendatang. 

Pelanggan Groove Music Pass akan memiliki opsi untuk melakukan migrasi ke Spotify sampai setidaknya 31 Januari. Untuk pelanggan yang telah membayar sampai lebih dari Desember, mereka akan mendapatkan pengembalian dana sesuai dengan sisa waktu berlangganannya. Aplikasi Groove tetap berfungsi untuk mendengarkan musik yang telah diunduh atau musik lain yang disimpan pada perangkat. 

Mengingat Spotify adalah layanan musik streaming dengan jumlah pengguna paling banyak, tidak heran jika Microsoft memutuskan untuk bekerja sama dengan perusahaan itu. Selain itu, Microsoft juga baru saja membuat Xbox One bisa mengakses Spotify.

Keputusan Microsoft ini juga menjadi bukti bahwa industri musik online kini telah didominasi oleh 2 perusahaan besar yaitu Spotify dan Apple. Bahkan Microsoft, yang mendominasi industri PC, kesulitan untuk membuat orang-orang menggunakan layanan buatannya. 


(MMI)

Begini Performa Ponsel Selfie Xiaomi Redmi S2
Review Smartphone

Begini Performa Ponsel Selfie Xiaomi Redmi S2

2 weeks Ago

Xiaomi masuk industri smartphone selfie dengan merilis Xiaomi Redmi S2. Begini performanya. …

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.