Tahun 2023, Semua Orang Pakai Internet untuk Konten Video

Cahyandaru Kuncorojati    •    Senin, 04 Dec 2017 12:09 WIB
internet
Tahun 2023, Semua Orang Pakai Internet untuk Konten Video
Konten video sudah sejak beberapa tahun belakang diprediksi semakin banyak dikonsumsi. foto: CNET

Jakarta: Di tahun 2023 diprediksi semua pengguna internet di dunia akan menggunakan internet lebih banyak untuk menyaksikan konten video. Lebih dari separuh market share penggunaan internet ditujukan untuk akses video ketimbang media sosial.

Dilaporkan Recode berdasarkan hasil riset Ericsson. Jumlah konsumsi internet juga ikut membesar. Jika di tahun 2017 kita menghabiskan 14 exabytes per bulan maka di tahun 2023 konsumsi internet di dunia bisa mencapai 110 Exabytes per bulan. Angka tersebut meningkat sebanyak 14 kali dari 2017.

Ericsson menyebutkan bahwa 110 exabytes setara untuk konsumsi video kualitas HD selama 5,5 juta tahun secara streaming. Dalam infografis yang ditampilkan bahwa konsumsi internet untuk video memang sudah cukup besar sejak tahun 2017 dan bertambah besar lagi di 2023.



Begitu juga dengan konsumsi internet untuk media sosial, namun porsinya tidak pernah lebih besar dari konsumsi untuk video. Selain itu konsumsi internet untuk sekadar berselancar di internet juga jumlahnya semakin sedikit di tahun 2023.

Lantas, apa arti riset ini? Ericsson menjelaskan bahwa hasil riset ini menandakan bahwa pengguna internet butuh paket kuota yang lebih besar lagi. Rata-rata pengguna internet di dunia mengkonsumsi 2,9GB per bulan sehingga paket kuota internet 2GB - 5GB sangat laris.

Jika berkaca ke hasil riset Ericsson, rata-rata konsumsi internet dalam sebulan bisa mencapai 17GB di tahun 2023 sehingga operator perlu menyediakan paket kuota internet yang lebih besar.
  
Bahkan jika memungkinkan operator telekomunikasi bisa menyediakan paket data tidak terbatas dengan mengubah sedikit model bisnisnya, misalnya pascabayar. Jadi dengan kuota internet tidak terbatas pengguna bisa menggunakan layanan internet sepuasnya dan bayar sesuai jumlah internet yang mereka konsumsi.

Melihat konsumsi konten video yang meningkat maka bisa diprediksi juga menuju tahun 2023 akan semakin banyak layanan lewat konten video yang bermunculan. Tidak hanya itu, iklan dalam bentuk konten video juga akan semakin banyak dijumpai.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.