Lagi, Seorang Perempuan Tewas Akibat Selfie

Cahyandaru Kuncorojati    •    Rabu, 22 Nov 2017 15:37 WIB
selfie
Lagi, Seorang Perempuan Tewas Akibat Selfie
Orang kerap lupa memikirkan keselamatannya saat melakukan selfie.

Jakarta: Karena kegiatan berswafoto alias selfie, nyawa menjadi taruhannya. Kasus meninggalnya seseorang ketika mencoba melakukan selfie terjadi lagi di Inggris, kali ini menimpa seorang perempuan asal Selandia Baru.

Dilaporkan oleh Daily Mail UK, perempuan bernama Toni Kelly yang masih terbilang muda meninggal setelah jatuh dari jendela lantai dua sebuah bangunan. Dirinya mengalami luka di kepala yang cukup serius dan wafat, meskipun sudah mendapat pertolongan medis.

Teman-teman Kelly yang pertama kali menemukannya saat kecelakaan tersebut menuturkan bahwa Kelly jatuh dari lantai dua ketika sedang melakukan selfie. Belum diketahui secara persis bagaimana Kelly jatuh.

Pihak keluarga Kelly sudah tiba di lokasi dan akan membawa pulang jenazahnya untuk dimakamkan di negara asalnya. Pihak keluarga sendiri belum mau mengakui penyebab kematian putrinya.

Meskipun kecelakaan yang diakibatkan kegiatan selfie kerap terjadi, banyak pihak yang bersimpati atas kejadian yang menimpa keluarga Kelly. Lewat sebuah situs gerakan donasi bernama Givealittle, masyakat Selandia Baru membentuk penggalangan dana untuk keluarga Kelly.

Penggalangan dana itu disebutkan bahwa siang ini sudah terkumpul sebanyak USD33.400 (sekitar Rp450 juta), dan rencananya untuk menanggung biaya kepulangan jenazah Kelly dari Inggris ke Selandia Baru.

Berdasarkan hasil riset yang dilakukan Carnegie Mellon University Pittsburgh, Amerika Serikat, di bulan Oktober kemarin terungkap bahwa kasus kecelakan karena selfie menelan lebih banyak korban jiwa ketimbang jumlah korban serangan ikan hiu. Hasil riset itu tidak berbeda ketimbang riset terkait kecelakaan karena selfie di tahun lalu.


(MMI)

Advan G3, Bodi Keren Speaker Mumpuni
Review Smartphone

Advan G3, Bodi Keren Speaker Mumpuni

1 week Ago

Advan adalah produsen smartphone¬†lokal yang bisa dibilang pejuang sejati.¬†

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.