Microsoft Langsung Tambal Celah Keamanan Prosesor untuk Windows 10

Lufthi Anggraeni    •    Kamis, 04 Jan 2018 12:38 WIB
microsoft
Microsoft Langsung Tambal Celah Keamanan Prosesor untuk Windows 10
Microsot menggulirkan update keamanan untuk perangkat Windows sebagai tanggapan laporan bug pada chipset prosesor.

Jakarta: Microsoft menggulirkan pembaruan keamanan khusus pendukung versi Windows yang saat ini tersedia di pasar. Update tersebut merupakan bagian dari rangkaian perbaikan untuk melindungi bug prosesor yang baru-baru ini ditemukan di chipset Intel, AMD dan ARM.

Sejumlah sumber yang dikutip The Verge menyebut Microsoft akan merilis update Windows yang akan diaplikasikan secara otomatis pada perangkat bersistem operasi Windows 10. Update tersebut bergulir pada tanggal 3 Januari 2018, pukul 5 sore waktu Amerika Serikat bagian timur atau pukul 2 siang waktu Pasifik Amerika Serikat.

Update ini juga akan tersedia untuk sistem operasi Windows versi sebelumnya yang saat ini masih digunakan konsumen. Namun, update tidak akan diaplikasikan secara otomatis melalui Windows Update pada perangkat Windows 7 atau Windows 8, hingga 9 Januari mendatang.

Tidak hanya Microsoft, Intel, AMD dan vendor lain juga segera memberikan tanggapannya terkait bug pada prosesor tersebut. Perusahaan teknologi ini telah menggulirkan perbaikan versi mereka melalui update firmware.

Sejumlah perusahaan anti-virus juga dinilai perlu menggulirkan update agar dapat berfungsi dengan perbaikan yang digulirkan oleh perusahaan teknologi, sebab perubahan tersebut terkait dengan akses pada level Kernel.

Update firmware dan patch software dapat menyebabkan perlambatan performa pada sejumlah sistem. Namun, sejulah ahli menyebut bahwa prosesor Intel berbasis Skylake atau arsitektur lebih baru tidak akan mengalami penurunan performa secara signifikan, meski hal berbeda akan dialami prosesor versi lebih lama.

Intel menyebut perlambatan performa bergantung pada beban kerja prosesor, namun Intel tidak menjelaskan dampak perlambatan tersebut pada perangkat versi lama. Microsoft juga berencana untuk melakukan update pada server berbasis cloud miliknya, melalui firmware dan patch terbaru.

Vendor software seperti Microsoft dan programer Linux lain mencoba melindungi software mereka dengan memisahkan memori kernel dari memprosesan yang dilakukan pengguna pada Kernel Page Table Isolation. Sementara itu, patch Linux telah bergulir pada bulan Desember lalu, dan diikuti patch Windows.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.