Apple Ingatkan Pengguna iPhone X Soal Burn-In

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Senin, 06 Nov 2017 12:10 WIB
apple
Apple Ingatkan Pengguna iPhone X Soal Burn-In
Apple iPhone X menggunakan layar OLED. (AFP PHOTO / Josh Edelson)

Metrotvnews.com: Apple iPhone X akhirnya tersedia di pasar. Smartphone tersebut merupakan iPhone pertama yang menggunakan layar OLED.

Apple telah merilis dokumen yang menjelaskan tentang perbedaan layar OLED dari layar LCD yang digunakan pada iPhone generasi sebelumnya. Mereka juga menjelaskan masalah yang mungkin akan pengguna hadapi di masa depan. 

Salah satu hal yang dijelaskan dalam dokumen tersebut adalah perubahan warna ketika pengguna melihat layar dari sudut tertentu. Seperti yang disebutkan oleh SlashGear, layar OLED merupakan salah satu jenis layar terbaik di industri. Namun, salah satu karakteristik dari layar OLED adalah adanya perubahan warna ketika ia tidak melihatnya dari depan.

Selain itu, Apple juga menjelaskan tentang kemungkinan terjadinya burn-in pada layar. Burn-in biasanya terjadi ketika sebuah gambar ditampilkan di layar dalam waktu lama, menyebabkan gambar tersebut tetap terlihat secara sekilas bahkan setelah gambar pada layar berubah.

Apple berkata, mereka terus berusaha mengurangi terjadinya efek burn-in. Namun, mereka menambahkan, tetap ada kemungkinan terjadi burn-in pada layar setelah perangkat digunakan dalam beberapa waktu. 

Untuk meminimalisir kemungkinan terjadinya burn-in, Apple menyarankan agar pengguna iPhone X mengaktifkan Auto-Brightness, memperpendek durasi Auto-Lock dan jika mungkin, tidak menampilkan gambar diam dalam waktu lama ketika kecerahan layar berada pada tingkat maksimal. 

Apple tampaknya berusaha mencegah konsumen protes seperti yang dilakukan oleh pengguna Pixel 2 XL. Meskipun begitu, Apple menekankan bahwa pengguna iPhone X tidak perlu khawatir akan burn-in pada layar dalam waktu dekat.

Layar OLED iPhone X dibuat oleh Samsung, yang juga membuat layar untuk Pixel 2. Ponsel tersebut tidak mengalami masalah pada layar seperti yang terjadi pada Pixel 2 XL. 


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.