Konsumen Bisa Lacak Ponsel via Google Home

Lufthi Anggraeni    •    Minggu, 08 Oct 2017 13:45 WIB
google
Konsumen Bisa Lacak Ponsel via Google Home
Google mengumumkan fitur baru untuk rangkaian speaker cerdasnya, yaitu menemukan ponsel via perintah suara.

Metrotvnews.com: Google Home menjadi salah satu speaker cerdas paling populer di pasar yang menawarkan sejumlah fitur menarik. Mulai minggu ini, pemilik Google Home dapat memanfaatkan satu perintah suara lain, yaitu "Find my phone".

Google baru-baru ini mengaktifkan perintah suara baru, sehingga pengguna Home akan dapat segera mengujinya. "Where's my phone" atau "find/ring my phone" merupakan perintah yang harus digunakan agar Google Home dapat mendeteksi smartphone.

Namun, fitur baru ini ini sedikit lebih rumit jika dibandingkan dengan kemampuan mendeteksi ponsel. Sebab Google Home juga dapat meninggikan volume pada smartphone, artinya fitur akan menderingkan ponsel bahkan saat pengguna menggunakan mode Silent saat coba dideteksi.

Fitur perintah suara ini juga akan menggunakan teknologi Voice ID untuk memastikan bahwa fitur akan menderingkan ponsel yang tepat. Fitur ini akan saat bermanfaat untuk pengguna yang memiliki lebih dari satu smartphone di rumah.

Untuk saat ini, fungsi menderingkan ponsel dalam mode Silent baru dapat dinikmati oleh perangkat Android, sedangkan iPhone baru dapat ditemukan via panggilan telepon. Selain itu, fitur ini tidak dapat dimanfaatkan oleh perangkat tablet.

Fitur ini kompatibel dengan sejumlah speaker cerdas karya Google yaitu Google Home, dan dua speaker baru yang belum lama ini diluncurkan Google, yaitu Home Mini, dan Home Max. Sementara itu, Google juga mengumumkan akan memanfaatkan balon udara Project Loon untuk membantu menyediakan sinyal jaringan di wilayah korban bencana alam.

Baru saja diluncurkan, Google juga dinilai telah melakukan kesalahan pada ponsel cerdas terbaru karyanya, yaitu Pixel generasi kedua. Pada Pixel 2, Google mengikuti tren yang pertama kali diusung Apple, yaitu dengan menghilangkan jack audio.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.