Muncul Layanan Komik Digital Lain, LINE tak Khawatir

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Kamis, 21 Dec 2017 22:39 WIB
line
Muncul Layanan Komik Digital Lain, LINE tak Khawatir
Business Development DIrector LINE Indonesia, Revie Sylviana. (MTVN)

Jakarta: Dalam acara peluncuran stiker musik pertama dari LINE, Business Development Director LINE Indonesia, Revie Sylviana sempat berbicara tentang Webtoon, yang kini telah memiliki 6 uta pengguna. Namun, sekarang, LINE Webtoon bukanlah satu-satunya platform untuk komik digital di Indonesia.

Ada beberapa pihak lain yang juga menyediakan platform serupa, sebut saja BBM Web Comics, Ciayo dan Comico. Saat ditanya terkait hal ini, Revie mengaku tidak terlalu khawatir.

"Dari akses per hari, jumlah pembaca, platform kita tetap yang paling banyak," kata Revie saat ditemui di Hard Rock Cafe. "Ini mendorong kami untuk melakukan inovasi lain."

Revie menyebutkan, meski ada pihak lain yang menyediakan platform serupa Webtoon, LINE akan terus berusaha untuk memberikan sesuatu yang baru.

Salah satunya dengan melakukan berbagai kegiatan seperti LINE Creativate. Revie juga membanggakan, saat ini, LINE telah memiliki lebih dari 100 ribu kreator stiker. 

Sementara terkait LINE sebagai platform pengirim pesan, Revie juga mengaku tidak terlalu khawatir dengan persaingan yang ada.

"Menurut saya, Indonesia adalah negara yang menggunakan lebih dari satu aplikasi messaging. Biasanya, satu negara itu, 80 persen masyarakatnya menggunakan satu aplikasi. Kalau di Indonesia, satu orang biasanya menggunakan dua, tiga sampai empat aplikasi untuk hal-hal yang berbeda-beda," katanya. 

Revie memberikan contoh, seorang anak muda bisa menggunakan satu aplikasi pengirim pesan untuk menghubungi orangtua dan keluarganya tapi menggunakan aplikasi pengirim pesan lain untuk berkomunikasi dengan teman-temannya. 

Pada saat yang sama, LINE juga terus memperkaya layanan yang mereka sediakan, mulai dari LINE Today yang merupakan agregator berita sampai LINE Shopping, tempat bagi pengguna untuk berbelanja.

Revie menjelaskan, LINE ingin menjadi portal tempat penggunanya bisa melakukan berbagai hal. Tahun 2017 ini, LINE mencoba untuk mendorong pengguna agar menggunakan layanan lain dari mereka. 


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.