Qualcomm: Snapdragon adalah Platform, Bukan Sekadar Prosesor

Lufthi Anggraeni    •    Jumat, 17 Mar 2017 12:34 WIB
qualcomm
Qualcomm: Snapdragon adalah Platform, Bukan Sekadar Prosesor
Qualcomm mengumumkan rencana perubahan positioning merek produknya,.

Metrotvnews.com: Qualcomm mengumumkan rencananya terkait perubahan positioning untuk merek yang diusung oleh produknya. Rencana tersebut akan dimulai dari produk chipset prosesor unggulannya, yaitu Snapdragon.

Menurut Phone Arena, Qualcomm menyadari bahwa mereka juga telah menggunakan kata prosesor untuk menjelaskan tentang chip Snapdragon mendukung perangkat lebih canggih. Namun, Qualcomm menilai kata prosesor saat ini tidak lagi sesuai.

Snapdragon, jelas Qualcomm, bukanlah sekadar CPU tapi "antologi teknologi", yang terdiri dari perangkat keras, software, dan layanan yang tidak sepenuhnya dapat diwakili oleh kata prosesor yang sering digunakannya. Hal ini mendasari keputusan Qualcomm untuk menyebut Snapdragon sebagai platform di masa mendatang, menggantikan kata prosesor.

System-on-a-chip (SoC) terdiri dari CPU, GPU, DSP, dan modem terintegrasi. Snapdragon Mobile Platform juga dibekali dengan fitur lain terkait teknologi yang dibutuhkan untuk menangkap sinyal komunikasi, menjelajahi internet, atau melakukan panggilan telepon. Platform ini juga berbekal teknologi Quick Charge, pemindai sidik jari, audio DAC Qualcomm, Wi-Fi dan pengendali sentuhan.

Seluruh teknologi yang tergabung dalam SoC ini akan menghadirkan pengalaman penggunaan smartphone menyenangkan. Dengan kata lain, seperti yang diungkapkan Qualcomm, kata platform akan digunakan untuk mendefinisikan pengalaman pengguna secara keseluruhan yang dapat dinikmati oleh pelanggan Qualcomm dari kamera, konektivitas, daya tahan baterai, keamanan, dan sebagainya.

Pengalaman terhubung tersebut akan disuguhkan Qualcomm tidak hanya pada smartphone, tapi juga pada mobil, PC, dan perangkat IoT. Selain itu, Qualcom juga mengumumkan perubahan lain, yaitu hanya platform mobile premium yang akan menggunakan nama Snapdragon.

Sementara prosesor pada jajaran 200 akan akan menggunakan merek Qualcomm Mobile, guna membedakan chipset entry level dan volume tinggi, dari chipset premium yang mendukung smartphone high-end. 


(MMI)

Lenovo K6 Power, Saat Baterai adalah Segalanya
Review Smartphone

Lenovo K6 Power, Saat Baterai adalah Segalanya

4 days Ago

Melihat sepak terjang Lenovo selama ini, mereka tampaknya sadar betul bahwa konsumen Indonesia …

BERITA LAINNYA
Video /