Berkat Brexit, Google Segera Investasi Bangunan di Inggris

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Kamis, 17 Nov 2016 07:21 WIB
google
Berkat Brexit, Google Segera Investasi Bangunan di Inggris
Google masih mau berinvestasi besar di London. (AP Photo / Virginia Mayo, File)

Metrotvnews.com: Google menunjukkan optimismenya bahwa London akan menjadi pusat teknologi pasca-Brexit dengan mengumumkan rencana membangun gedung baru di kawasan King's Cross. Gedung yang hendak dibangun Google ini akan dapat menampung ribuan teknisi Google.

CEO Google Sundar Pichai berkata, ilmu komputer memiliki masa depan yang cerah di Inggris. Dia menyebut, saat ini, Inggris memiliki banyak orang berbakat, institusi pendidikan yang baik dan semangat untuk berinovasi.

"Karena itulah, kami melakukan investasi di London, baik dalam infrastruktur maupun sumber daya manusia," kata Pichai, seperti yang dikutip dari Reuters.

Gedung ini akan menjadi bangunan yang didesain dan dimiliki oleh Google pertama yang ada di luar Amerika Serikat. Google berkata, dengan gedung bertingkat 10 lantai ini, maka mereka akan memiliki tempat seluas lebih dari 1 juta kaki, cukup untuk menampung 7 ribu karyawan Google.

Saat ini, Google memiliki 5.700 karyawan dan kontraktor di Inggris, termasuk 2 ribu teknisi yang tinggal di gedung yang baru dibangun di King's Cross. Pichai mengaku optimistis dengan masa depan Inggris, meski pada bulan Mei lalu Inggris memutuskan untuk keluar dari Uni Eropa.

"Dilihat dari sejarah, Inggris selalu menjadi negara dengan ekonomi terbuka dan terhubung, dan memiliki banyak kesamaan dengan bisnis-bisnis yang kami banggakan dan hal ini berkat fakta kami merekrut pekerja terbaik dari seluruh dunia," kata Pichai. "Kami optimistis situasi ini akan terus berlanjut."

"Kami mengerti bahwa ada rasa ketakutan dan kekhawatiran terkait topik seperti Brexit dan cepatnya perubahan teknologi di era kita, tapi kita tahu pasti bahwa internet dan teknologi digital akan menjadi sumber pertumbuhan bagi Inggris di masa depan," ujar Pichai.


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.