Tidak hanya untuk Industri, 5G Juga Untungkan Konsumen

Lufthi Anggraeni    •    Kamis, 20 Dec 2018 15:07 WIB
telekomunikasiqualcomm
Tidak hanya untuk Industri, 5G Juga Untungkan Konsumen
Qualcomm sebut kehadiran jaringan 5G juga akan menguntungkan konsumen secara umum.

Jakarta: Kemajuan teknologi jaringan saat ini kian bergerak ke arah 5G, generasi penerus 4G LTE yang diklaim mampu menyuguhkan kecepatan lebih baik. Bahkan sejumlah produsen smartphone dan operator seluler telah mengumumkan kesiapannya mengadopsi jaringan ini.

Qualcomm menyebut kehadiran jaringan yang digadang sebagai tercepat di dunia ini tidak hanya menguntungkan industri, seperti yang saat ini tengah diperbincangkan pemerintah dan pelaku bisnis terkait industri 4.0, juga untuk konsumen pada umumnya.

“5G menawarkan kecepatan lebih tinggi, latensi lebih rendah, kapasitas lebih besar. Bukan cuma untuk industri, kehadiran 5G ini juga menguntungkan bagi konsumen umum, karena bisa melayani lebih banyak pengguna,” ujar Senior Manager Marketing Qualcomm Indonesia, Dominikus Susanto.

Selain itu, kehadiran 5G juga disebut Dominikus tidak sekadar hanya demi perkembangan teknologi, juga guna memenuhi kebutuhan pengguna yang semakin besar, yang diwakili oleh kemunculan berbagai aplikasi yang mengharuskan perangkat terhubung dengan internet dan memberikan respon yang cepat.

Selain itu, 5G memiliki pita frekuensi lebih besar, sehingga dapat melayani pengguna dengan jumlah yang semakin banyak, dengan efisiensi lebih baik.

Sebab, Qualcomm menjelaskan frekuensi yang tersedia untuk pemanfaatan internet mobile tidak bertambah, sedangkan jumlah pengguna semakin banyak.

Kecepatan yang ditawarkan 5G juga berkat dukungan teknologi bernama Orthogonal Frequency-Division Multiplexing (OFDM), karena memungkinkan sinyal mengangkut dan mendistribusikan data lebih banyak dalam satu kali proses pendistribusian.

Sebagai informasi sebelumnya, jaringan 5G lebih dilirik sebagai jaringan yang akan mendorong revolusi industri 4.0, memungkinkan industri melakukan otomasi pada perangkat mereka untuk menciptakan proses produksi lebih mulus dan sederhana.


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.