Tips & Trik

Waspada Bocornya Data Pribadi Saat Berlibur

Mohammad Mamduh    •    Kamis, 27 Dec 2018 10:05 WIB
tips dan trik teknologicyber securitykaspersky
Waspada Bocornya Data Pribadi Saat Berlibur
Ilustrasi

Jakarta: Liburan Natal dan Tahun Baru umumnya dianggap sebagai momen yang sangat menyenangkan dan paling ditunggu setiap tahunnya.

Para karyawan mulai meninggalkan kantor untuk berlibur, dan secara tidak langsung juga memberikan kesempatan kepada para pakar keamanan rehat sejenak.

Namun, sebelum Anda terlarut dalam kenyamanan liburan, persiapkan langkah-langkah terbaik dalam melindungi informasi perusahaan pada gawai pribadi yang dimiliki karyawan.

Jika perusahaan menerapkan strategi BYOD yang baik dan para karyawan memiliki kesadaran akan potensi berbahaya dari penggunaan gawai saat bekerja, Anda berada di kondisi relatif aman.

Namun jika tidak, dan pada situasi mendesak, perusahaan mengharuskan Anda menyelesaikan pekerjaan dari rumah atau dari jarak jauh, maka di situ masalah terkait keamanan dunia maya dapat terjadi.

Penting untuk diingat bahwa mobile messenger digunakan pada beberapa bisnis di banyak perusahaan. Karyawan juga menyimpan informasi kontak para kolega dan mitra pada perangkat mereka.

 

Pelaku Kejahatan Siber Menyukai Musim Liburan


Seseorang yang sedang berlibur dengan nyaman cenderung tidak akan memantau sesuatu dengan hati-hati sebagaimana biasanya, termasuk pada ponsel pintar dan tablet mereka.

Risiko berpisah dengan gawai favorit sangat besar selama liburan. Bahkan ada kemungkinan, jika terdapat perangkat yang dicuri atau hilang, pelaku akan menghapus data terlebih dahulu sebelum dijual, walaupun mereka yang haus akan data juga tetap mengintai.

Perlu diingat bahwa pelaku kejahatan siber dapat memperoleh akses ke informasi berharga tanpa harus melakukan kontak fisik pada ponsel pintar, seperti mengeluarkannya dari kantong pemilik.

Banyak para karyawan dalam masa liburannya menggunakan Wi-Fi publik yang mungkin terlihat aman tetapi melibatkan risiko lebih besar, seperti pemantauan yang dilakukan melalui udara dan mencegat data.

Hal yang sama juga mungkin dapat terjadi pada pengisi daya USB di bandara dan tempat-tempat umum lainnya. Pengisi daya USB juga dapat digunakan untuk mencuri data dari perangkat dan menginfeksinya dengan perangkat lunak berbahaya, seperti spyware.

 

Kurangi Risiko Kebocoran Data Saat Liburan


Bukanlah sebuah tindakan tepat untuk menghentikan karyawan dalam menggunakan gawai pribadi saat bekerja jarak jauh.

Demi melindungi data perusahaan dari keterlibatan pihak luar, Kaspersky menyebut perlu adanya pelatihan dasar-dasar keamanan informasi bagi para karyawan, termasuk tentang penggunaan ponsel cerdas dan tablet. Tindakan preventif lain yang segera dapat dilakukan sebelum memasuki masa liburan adalah sebagai berikut:

1. Jelaskan bahwa langkah-langkah keamanan yang tepat dapat membantu menjaga informasi pribadi seperti korespondensi, foto, detail kartu bank dan aman dari pengintaian yang tidak bertanggung jawab

2. Mendorong karyawan untuk mempelajari lebih lanjut tentang cara-cara sederhana dalam melindungi data pribadi. Tekankan pada pentingnya enkripsi data, otentikasi dua faktor, dan kata sandi yang kuat, serta berdiskusi lebih lanjut tentang tindakan yang harus dilakukan jika sebuah perangkat akhirnya dicuri

3. Edukasi karyawan tentang bahaya menggunakan Wi-Fi publik dan cara menjadikannya lebih aman (misalnya, dengan menggunakan VPN)

4. Anjurkan pengisian daya ponsel pintar pada stop kontak yang tidak melalui USB.

5. Jelaskan pentingnya memasang solusi antivirus yang andal dengan teknologi anti pencurian pada perangkat seluler pribadi.


(ELL)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.