Motorola RAZR Hidup Lagi, Jadi Ponsel Lipat?

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Kamis, 17 Jan 2019 11:10 WIB
lenovo
Motorola RAZR Hidup Lagi, Jadi Ponsel Lipat?
Lenovo dikabarkan akan menghidupkan kembali merek Motorola RAZR.

Jakarta: Ponsel legendaris Motorola RAZR mungkin akan kembali muncul sebagai ponsel lipat seharga USD1.500 (Rp21,2 juta), menurut laporan The Wall Street Journal. Paling cepat, ponsel itu akan diluncurkan pada Februari mendatang. 

Ponsel RAZR pertama adalah salah satu ponsel yang sangat populer. Dan tampaknya, Lenovo, perusahaan induk Motorola, tertarik untuk kembali menghidupkan merek RAZR dengan meluncurkan ponsel lipat dengan merek RAZR. 

Sayangnya, tidak banyak informasi yang ada tentang ponsel RAZR ini. Masih belum ada kabar tentang ukuran layar, spesifikasi, atau desain ponsel, seperti yang disebutkan oleh The Verge.

Apakah Lenovo hanya akan menggunakan nama RAZR untuk ponsel lipat dengan desain tradisional? Ataukah Lenovo akan membuat ponsel serupa ponsel RAZR pertama dan membuat ponsel yang dapat dilipat secara vertikal?

Ini bukan pertama kalinya merek RAZR coba untuk dihidupkan kembali. Pada 2011 dan 2012, Motorola juga bekerja sama dengan operator Amerika Serikat, Verizon, untuk meluncurkan sekumpulan perangkat Droid RAZR.

Sekarang, menggunakan desain ponsel lama untuk ponsel baru tampaknya memang cukup populer. HMD, perusahaan yang memegang merek Nokia, cukup sukses dengan meluncurkan Nokia 3310 dan Nokia 8110. 

Menurut WSJ, Lenovo berharap mereka akan bisa menjual 200 ribu unit RAZR, membuat mereka terdengar optimistis mengingat ponsel RAZR akan menjadi ponsel premium dengan harga sekitar Rp20 juta. Meskipun begitu, mengingat model RAZR V3 bisa terjual sebanyak 130 juta unit, mungkin target Lenovo masih masuk akal. 


(ELL)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.