Spotify Alami Pertumbuhan Pelanggan Premium

Lufthi Anggraeni    •    Jumat, 02 Nov 2018 10:28 WIB
spotify
Spotify Alami Pertumbuhan Pelanggan Premium
Spotify mengumumkan laporan keuangan per kuartal terbarunya.

Jakarta: Spotify mengumumkan laporan keuangan per kuartal terbarunya, dan angka pada laporan mulai bulan Juli hingga September tersebut tidak menampilkan peningkatan secara signifikan.

Laporan keuangan ini juga menampilkan perjuangan Spotify dalam menghadapi kompetisi dari Apple Music. Spotify mengalami penurunan kerugian operasional, jika dibandingkan dengan angka pada laporan keuangan Q2 tahun 2018 dan Q3 tahun 2017.

Terjadi peningkatan dalam hal pengguna layanan premium yang ditawarkan Spotify. Pengguna layanan premium Spotify dilaporkan meningkat sebanyak empat juta pengguna, dan secara marginal mengalami total jumlah peningkatan sebesar 87 juta.

Angka ini diterjemahkan menjadi 40 persen lebih tinggi jika dibandingkan dengan jumlah pengguna pada Q3 tahun 2017.

Sementara itu, jumlah pengguna aktif bulanan mengalami pertumbuhan sebesar 28 persen jika dibandingkan dengan tahun 2017, menjadi 191 juta pengguna. Pertumbuhan tersebut dinilai tidak signifikan jika dibandingkan dengan jumlah pengguna aktif bulanan pada Q2 2018, sebanyak 180 juta.

Secara keseluruhan, Spotify menghasilkan pendapatan sekitar USD1,54 miliar (Rp23,2 triliun) selama kuartal ketiga tahun 2018 ini, meningkat 31 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2017 lalu.

Pendapatan di layanan premium meningkat sebesar 31 persen, menjadi sekitar USD1,38 miliar (Rp20,8 triliun).

Di masa mendatang, layanan musik streaming ini diprediksi akan terus tumbuh, dengan jumlah pengguna aktif bulanan menjadi sekitar 199 hingga 206 juta pengguna, pengguna layanan premium menjadi sekitar 93 hingga 96 juta, dan total pendapatan sebesar USD1,76 miliar (Rp26,5 triliun) selama kuartal terakhir tahun 2018 ini.

Spotify dinilai memiliki peluang memperoleh keuntungan pada periode bulan Oktober hingga Desember ini. Namun di saat bersamaan, juga berpotensi untuk mengalami kerugian operasional hingga USD40 juta (Rp603 miliar).


(MMI)

Advan G3, Bodi Keren Speaker Mumpuni
Review Smartphone

Advan G3, Bodi Keren Speaker Mumpuni

3 days Ago

Advan adalah produsen smartphone lokal yang bisa dibilang pejuang sejati. 

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.