Huawei Umumkan Speaker AI untuk Tiongkok

Lufthi Anggraeni    •    Senin, 29 Oct 2018 11:04 WIB
huawei
Huawei Umumkan Speaker AI untuk Tiongkok
Huawei mengumumkan speaker cerdas terbaru karyanya, bertajuk Huawei AI Speaker di Tiongkok.

Jakarta: Bersamaan dengan acara pengumuman Mate 20 di Tiongkok, Huawei turut mengumumkan produk baru yang ditujukan secara spesifik untuk pasar tersebut.

Produk baru ini adalah Huawei AI Speaker, speaker cerdas dengan dukungan teknologi kecerdasan buatan (AI) dengan tampilan serupa produk Apple, HomePod.

Sebelumnya, Huawei juga mengumumkan kehadiran speaker cerdas lainnya pada ajang IFA 2018 di Jerman pada akhir bulan Agustus lalu. Perangkat bertajuk AI Cube ini juga hadir dengan tampilan serupa Google Home, meski sedikit lebih tinggi.

Namun, AI Cube  untuk pasar Eropa dan didukung oleh asisten digital Amazon Alexa. Sementara itu, AI Speaker didukung oleh asisten suara digital berbahasa Mandarin bernama Xiaoyi. Speaker ini hadir dengan sematan merek Huawei di bagian atas, mendampingi empat tombol fisik.

Keempat tombol fisik tersebut memiliki fungsi untuk Mute, meningkatkan dan menurunkan volume, dan untuk panggilan telepon. AI Speaker menggunakan sistem tuning milik Huawei bernama Histen untuk mengadaptasi suara audio yang ada di sekitarnya.

Huawei juga berkolaborasi dengan merek audio asal Denmark Dynaudio, dalam pengembangan sistem audio dan akustik. Speaker 10W yang digunakan pada speaker ini berbekal hardware hi-fi 2,25 inci dan didukung enam mikrofon untuk pengenalan suara.

Serupa Google Home, speaker Huawei ini juga dapat mengenali perbedaan suara milik anggota rumah dengan menganalisa jejak suara. Menyoal harga, perangkat ini dilaporkan GSM Arena akan ditawarkan dengan harga sebesar USD399 (Rp6 juta).

Harga ini tidak jauh berbeda dari Apple HomePod di Amerika Serikat yaitu sekitar USD349 (Rp5,3 juta). Sayangnya, produk ini diperkirakan hanya akan dipasarkan di wilayah Asia, dan peluang untuk tersedia di pasar Amerika Serikat sangat kecil, mengingat kondisi yang dihadapi Huawei.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.