Snapchat Gulirkan Year End Story

Lufthi Anggraeni    •    Rabu, 19 Dec 2018 10:02 WIB
snapchat
Snapchat Gulirkan Year End Story
Snapchat resmi mengumumkan ketersediaan fitur bertajuk Year End Story untuk aplikasi versi Android dan iOS.

Jakarta: Mendekati penghujung tahun, sejumlah perusahaan bersiap merayakan momen pergantian tahun, tidak terkecuali Snapchat. Jejaring sosial Snap Inc. ini menawarkan pengguna opsi untuk memanfaatkan fitur barunya.

Disebut sebagai Year End Story, fitur baru ini telah dapat dinikmati oleh pengguna aplikasi versi Android dan iOS. Fitur ini dirancang untuk merayakan berbagai emosi, acara, dan konten yang direkam di Snap dan disimpan ke fitur Memories sepanjang tahun 2018.

Secara teori, fitur baru ini tersedia untuk seluruh pengguna Snapchat, namun hanya dapat dimanfaatkan jika konten yang disimpan di arsip fitur Memories cukup banyak selama satu tahun, sehingga Snapchat dapat menciptakan ringkasan untuk pengguna.

Bagi pengguna dengan jumlah konten yang cukup dapat mengakses aplikasi dan mengetuk ikon Memories. Kemudian, akan muncul ikon fitur Year End Story pada tab Snaps di bagian atas jendela aplikasi.

Pengguna juga dapat berbagi konten My 2018 in Snaps kepada rekan atau menyimpannya. Menurut Snapchat, fitur baru ini akan digulirkan kepada seluruh pengguna secara global mulai minggu ini.

Sebelumnya, Snap Inc dikabarkan segera merilis generasi ketiga dari kacamata karyanya bertajuk Spectacles. Kacamata ini akan diluncurkan sebelum tahun 2018 ini berakhir. Spectacles generasi ketiga ini akan berbekal dua kamera berkemampuan merekam video.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.