PundiX Kenalkan Ponsel Khusus Blockchain

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Rabu, 10 Oct 2018 14:24 WIB
smartphone
PundiX Kenalkan Ponsel Khusus Blockchain
Tampilan XPhone.

Jakarta: Perusahaan blockchain asal Singapura PundiX mengumumkan bahwa mereka telah membuat sistem operasi dan protokol komunikasi untuk perangkat mobile berbasis blockchain.

Sebagai bukti dari "kesuksesan" mereka, mereka meluncurkan smartphone bernama XPhone pada XBlockchain Summit yang diadakan di Bali. 

XPhone memungkinkan pengguna untuk melakukan panggilan telepon, mengirim pesan dan memancarkan data via jaringan blockchain yang terdesentralisasi, sama seperti apa yang mereka lakukan pada smartphone biasa saat ini. 

Dibangun berdasarkan Android 9.0, XPhone OS saat ini tersedia untuk manufaktur smartphone yang ingin menguji OS tersebut. Sementara XPhone akan diluncurkan pada Q2 2019, menurut laporan e27

Dalam sebuah pernyataan resmi, PundiX mengatakan, "Berbeda dengan ponsel berbasis blockchain lainnya yang masih dalam pengembangan", XPhone bisa beroperasi secara terpisah dari operator.

Para pengguna bisa melakukan panggilan dan mengirim pesan via blockchain node tanpa perlu memiliki nomor ponsel. Pengguna juga bisa mengaktifkan atau menonaktifkan panggilan telepon dan SMS berbasis blockchain pada XPhone. 

Sistem operasi XPhone didasarkan pada Function X, ekosistem yang dibangun sepenuhnya untuk blockchain. Function X juga memungkinkan pengguna mengirim dan menerima data dalam berbagai bentuk via protokol transmisi baru FXTP. Ia juga dilengkapi dengan sistem storate terdesentralisasi bernama IPFX. 

"Kami melihat blockchain ada pada tahan pengembangan seperti internet pada era awal 1990-an; jaringan dan protokol terdesentralisasi baru seperti Function X akan mengubah blockchain, sama seperti peramban pada internet," kata Co-Founder dan CTO PundiX, Pitt Huang. 

"Ini akan membiarkan jutaan orang menggunakan blockchain via smartphone dan mengembalikan kendali pada mereka. Pada saat yang sama, ini juga akan menjawab berbagai tantangan."


(MMI)

Samsung Galaxy A9, Si Unik Berkamera Empat
Review Smartphone

Samsung Galaxy A9, Si Unik Berkamera Empat

6 days Ago

Samsung mengakhiri tahun 2018 dengan ponsel inovatif dalam hal kamera dengan dukungan empat kam…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.