Menangkan Qualcomm, Tiongkok Larang Impor iPhone

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Kamis, 13 Dec 2018 07:15 WIB
appleiphonequalcomm
Menangkan Qualcomm, Tiongkok Larang Impor iPhone
Pengadilan Tiongkok menangkan Qualcomm dalam kasus melawan Apple. (Wikimedia Commons)

Jakarta: Pengadilan di Tiongkok menyetujui permintaan Qualcomm untuk menghentikan impor dari sebagian besar model iPhone di negara tersebut.

Menurut pengadilan itu, beberapa perangkat Apple, termasuk iPhone X, melanggar dua paten Qualcomm terkait pengubahan ukuran foto dan pengaturan aplikasi. Tidak lama setelah berita ini muncul, Apple mengajukan banding.

Keputusan pengadilan Tiongkok ini dikabarkan akan melarang impor iPhone 6s, 6s Plus, 7, 7 Plus, 8, 8 Plus, dan X. Meskipun Apple membantah berita ini. Mereka mengklaim bahwa peraturan ini hanya akan memengaruhi iPhone yang menggunakan versi lebih tua dari iOS.

Sementara semua perangkat yang menggunakan iOS 12 -- yang digunakan oleh semua perangkat yang disebutkan di atas -- tidak melanggar paten Qualcomm.

"Apple terus mendapatkan keuntungan dari properti intelektual kami sementara menolak untuk membayar kami," kata General Counsel Qualcomm, Don Rosenberg, seperti yang dikutip dari Engadget.

"Usaha Qualcomm untuk memblokir produk kami adalah keputusan nekat dari perusahaan yang langkah ilegalnya tengah diselidiki oleh para regulator di seluruh dunia," kata Apple.

"Semua model iPhone akan tetap tersedia untuk pelanggan kami di Tiongkok. Qualcomm menyatakan tiga paten yang tidak pernah mereka bahas sebelumnya, termasuk satu paten yang telah terbukti tidak valid. Kami akan memanfaatkan semua opsi legal di pengadilan."

Apple dan Qualcomm tengah bertempur di pengadilan di Amerika Serikat. Pada April, mereka akan kembali beradu di pengadilan terkait perebutan paten.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.