Opera Perbaiki Browser untuk Desktop

Lufthi Anggraeni    •    Kamis, 09 Nov 2017 17:06 WIB
opera software
Opera Perbaiki Browser untuk Desktop
Opera menghadirkan update browser versi desktop karyanya.

Metrotvnews.com: Opera meluncurkan update Opera Browser versi desktop. Update tersebut dilengkapi dengan fitur snapshot editing, pencarian pop-up, integrasi aplikasi pesan populer, serta dukungan untuk konten Virtual Reality (VR).

“Tahun ini, kami meluncurkan konsep browser baru, Opera Neon, yang benar-benar mencerminkan imajinasi masyarakat akan sebuah browser. Saat ini, tim kami terus menyempurnakan sekaligus menerapkan beberapa konsep baru sebagai bagian dari proyek yang kami namai Reborn atau lahir baru," Head of Opera Browser, Krystian Kolondra.

Fitur snapshot kini hadir dengan editing tools dan selfie mode, memungkinkan pengguna memberikan sentuhan personal terhadap screenshot yang ingin mereka simpan atau bagikan.

Setelah merekam screenshot, editing tools termasuk pensil, panah, blur, zoom, emoji dan kamera selfie, akan muncul di bagian atas.

Sementara itu, integrasi aplikasi pesan yang didukung pada update browser Opera tersebut termasuk Facebook Messenger, WhatsApp, Telegram dan VK. Hal tersebut diklaim Opera memungkinkan masyarakat menggunakan komputer serupa ponsel tanpa perlu memasang software tambahan.

Pemutar video VR 360 pada update ini diperkenalkan dalam versi developer Opera 49. Kehadiran fitur tersebut memungkinkan perangkat dengan kompatibilitas dengan OpenVR, serta HTC Vive dan Oculus Rift menikmati konten video 360 derajat.

Opera juga menghadirkan menu Eay Setup baru, berisi shortcut fitur umum yang dapat disesuaikan. Kehadiran menu ini diklaim mampu membantu pengguna untuk mengatur tampilan Opera Reborn terkait tema, designer wallpapers, bookmark, dan pilihan sidebar.

Easy Setup juga diklaim memudahkan pemindahan bookmarks serta data dari browser lama dan menjadikan Opera sebagai browser baru.

Tidak hanya fitur baru, Opera juga menghadirkan perbaikan pada sejumlah alat di browser versi desktop karyanya tersebut.

Fitur yang mendapatkan perbaikan tersebut termasuk pencarian pop-up dapat mengubah 32 unit pengukuran, 14 zona waktu dan 37 mata uang, ikon extension di sebelah kanan dan dapat diatur ulang, mode pribadi yang lebih baik, serta algoritma pencarian lebih baik.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.