Selama Masih Ada Pasar, Oppo Terus Garap Ponsel Selfie

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Rabu, 21 Feb 2018 16:33 WIB
oppo
Selama Masih Ada Pasar, Oppo Terus Garap Ponsel Selfie
Oppo A83. (Medcom.id)

Jakarta: Sejak tahun 2016, Oppo selalu meluncurkan smartphone yang mengunggulkan kamera depan, mulai dari F1, F3 dengan dua kamera depan, sampai F5 yang dilengkapi dengan fitur AI Beautification.

Saat ditemui di Wilshire Restaurant, PR Manager Oppo Indonesia, Aryo Meidianto menyebutkan bahwa di masa depan, Oppo juga masih akan terus mengeluarkan ponsel untuk selfie

"Selama orang Indonesia masih ngomong soal selfie, maka itu artinya masih ada pasar (smartphone selfie)," kata Aryo. "Sebelum meluncurkan produk, kami melakukan survei dan orang masih mempertimbangkan kamera depan."

Selain itu, dia menyebutkan, ada banyak orang Indonesia yang menggunakan Instagram dan sebagian besar foto yang dipajang di media sosial tersebut adalah selfie. "Itulah kenapa semua merek berusaha untuk masuk ke ceruk yang sama," ujar Aryo. 

Fokus di pasar smartphone selfie, Oppo akan terus mengembangkan teknologi terkait. Salah satu teknologi terbarunya adalah AI Beautification. Saat ditanya fitur apa lagi yang akan Oppo kembangkan selanjutnya, Aryo mengatakan bahwa Oppo masih akan mengembangkan AI. 


Ke depan, Oppo masih akan fokus pengembangan fitur selfie. (Medcom.id)

"Sekarang, AI itu masih di versi 1.0. Jalan masih panjang untuk mengembangkan AI lebih dalam lagi," kata Aryo. "Jika sekarang AI hanya bisa membedakan warna kulit, usia dan gender, ke depan, kami akan membuat fitur untuk membuat selfie menjadi lebih menyenangkan."

Aryo juga mengaku tidak khawatir dengan keberadaan Xiaomi yang dengan agresif meluncurkan smartphone dengan spesifikasi mumpuni berharga terjangkau. Dia menyebutkan, Oppo lebih memilih untuk fokus pada produknya sendiri.

Dia merasa, konsumen juga akan bisa menilai kualitas sebuah smartphone. Dia juga menyebutkan bahwa Oppo tak tertarik menurunkan harga demi bersaing dengan merek lain. 

Dia merasa, memberikan harga yang sangat murah justru membuat konsumen meragukan kualitas sebuah smartphone. Menurutnya, Oppo sudah memberikan hardware dengan spesifikasi terbaik pada rentang harga yang ditawarkan. 

Meskipun begitu, pernyataan Aryo ini tidak sepenuhnya benar. Tahun lalu, Medcom.id menguji performa Oppo F3.


Perbandingan hasil benchmark antara Oppo F3 dengan Xiaomi Redmi 4X.

Jika dibandingkan dengan Xiaomi Redmi 4X, Oppo F3 memiliki skor benchmark yang tidak terlalu jauh berbeda, seperti yang dapat Anda lihat pada gambar di atas. Namun, harga Redmi 4X jauh lebih murah dari Oppo F3. Oppo F3 dihargai Rp4 juta, sementara Redmi 4X hanya dihargai Rp2,1 juta. 

Tentu saja, nilai benchmark tidak bisa dijadikan satu-satunya tolok ukur dari kualitas sebuah smartphone mengingat ada fitur-fitur khusus yang tidak bisa diukur menggunakan benchmark. Dalam kasus Oppo, fitur itu adalah Beautification. 

Pertanyaannya adalah seberapa penting Beautification bagi Anda?


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.