Light Phone 2, Ponsel Minimalis yang Punya Fungsi Penting

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Jumat, 02 Mar 2018 13:22 WIB
smartphone
Light Phone 2, Ponsel Minimalis yang Punya Fungsi Penting
Light Phone 2 masih akan mengusung konsep minimalis.

Jakarta: Light Phone adalah ponsel yang dirilis pada tahun lalu dengan konsep yang menarik. Ponsel itu tidak bisa melakukan hal-hal yang biasa dilakukan oleh smartphone seperti mengakses internet, mengirimkan SMS dan email, juga mengambil foto.

Light Phone hanya dapat melakukan fungsi dasar ponsel yaitu menelepon dan menyimpan sembilan nomor.

Ide itu menarik dan hal ini bisa membantu masyarakat untuk tidak terlalu fokus pada smartphone mereka. Pada saat yang sama, pengguna tetap bisa terhubung dengan teman dan keluarganya. Sayangnya, fungsi Light Phone tampaknya masih sangat terbatas. 

Ialah Light Phone 2, penerus dari Light Phone pertama. Ponsel ini memiliki konsep minimalis yang sama dengan pendahulunya. Namun, ada beberapa fitur baru yang akan membuatnya semakin menyerupai smartphone biasa, lapor The Verge

Light Phone 2 memiliki desain matte yang sama dengan pendahulunya, hanya saja, ia menggunakan layar sentuh E-Ink. Selain itu, ponsel ini juga sudah bisa mengakses jaringan 4G dan dilengkapi dengan beberapa fitur baru seperti mengirim pesan.

Light juga mencoba menambahkan beberapa fitur yang lebih canggih seperti aplikasi peta, musik atau menggunakan layanan transportasi berbasis aplikasi seperti Uber.

Saat ini, Light Phone 2 tengah dalam tahap pengembangan. Perusahaan masih berusaha untuk menentukan spesifikasi, fitur dan hardware dari ponsel ini. Paling cepat, ponsel ini baru akan diluncurkan pada April 2019. Selain itu, perusahaan mencari dana produksi melalui platform crowdfund. Karena itu, ada kemungkinan ponsel ini batal dibuat. 

Di Indiegogo, Light Phone 2 dihargai USD400 (Rp5,5 juta), sementara orang-orang pertama yang menyalurkan dana akan bisa mendapatkannya dengan harga USD225 (Rp3,1 juta).  


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.