Xiaomi MIUI 10 Mulai Fokus di Kecerdasan Buatan

Lufthi Anggraeni    •    Kamis, 25 Jan 2018 11:41 WIB
xiaomi
Xiaomi MIUI 10 Mulai Fokus di Kecerdasan Buatan
Xiaomi mengumumkan telah memulai proses pengembangan MIUI 10 yang terfokus pada fitur AI dan pembelajaran mesin.

Jakarta: Xiaomi resmi mengumumkan telah memulai proses pengembangan MIUI 10, versi terbaru antarmuka khusus berbasis Android karyanya. Informasi ini diumumkan dalam pertemuan tahunan MIUI di Tiongkok pada 23 Januari lalu.

Pada acara tersebut, co-founder, VP Xiaomi dan kepala divisi MIUI Hong Feng menyebut perusahaannya akan terfokus untuk menghadirkan fitur berbasis teknologi kecerdasan buatan (AI) dan pembelajaran mesin pada versi terbaru tersebut.

Sebagai perbandingan, MIUI 9 yang saat ini digunakan perangkat Xiaomi hadir dengan mengunggulkan stabilitas, kemulusan, dan cadangan baterai lebih baik. Tujuan baru ambisius yang ditargetkan Xiaomi untuk perusahaanya diharapkan dapat menjembatani celah antara produsen lain seperti Apple, Google dan Huawei.

Dalam wawancara sebelumnya yang dikutip Phone Arena, Feng juga menyebut bahwa Xiaomi akan terfokus dalam memperluas cakupan global perusahaannya dalam beberapa bulan mendatang. Xiaomi memprediksi bahwa MIUI memiliki 280 juta pengguna aktif.

Dari jumlah pengguna aktif MIUI tersebut, sebesar 20 persen atau 56 juta pengguna merupakan konsumen yang berasal dari luar Tiongkok. Sementara itu, MWC 2018 dilaporkan akan menjadi ajang yang dimanfaatkan Xiaomi untuk mengumumkan smartphone unggulan terbarunya, yang didukung oleh Qualcomm Snapdragon 845, yaitu Xiaomi Mi 7.

Sebelumnya pada Desember 2017  lalu, eksekutif Xiaomi Wang Xian menyebut bahwa perusahaannya, yang dirumorkan tengah dalam tahap diskusi dengan operator Amerika Serikat, segera mengukuhkan kehadirannya di negara tersebut dalam kurun waktu dua bulan.

Untuk membantu mempercepat pendapatan untuk kebutuhan finansial tersebut, Xiaomi berencana untuk Initial Public Offering (IPO) guna meningkatkan keuangannya hingga mencapai USD100 miliar (Rp1.250 triliun).


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.