Samsung Beli Asisten Personal Viv

Lufthi Anggraeni    •    Jumat, 07 Oct 2016 16:15 WIB
samsung
Samsung Beli Asisten Personal Viv
Samsung mengakuisisi asisten digital pribadi buatan kreator Siri, bernama Viv.

Metrotvnews.com: Popularitas Siri mendorong kreatornya untuk menciptakan versi lain dari asisten digital pribadi tersebut, bernama Viv. Asisten digital pribadi ini diklaim lebih mampu memahami perintah yang lebih rumit dan bahasa ibu penggunanya.

Viv juga diklaim dapat menyuguhkan jawaban dari pertanyaan yang tidak dapat ditangani oleh Siri ataupun Google Now, seperti pertanyaan terkait cuaca di dua hari yang lalu, di lokasi pengguna. Viv juga dapat berfungsi dengan layanan pihak ketiga, memungkinkan pengguna melakukan sejumlah kegiatan seperti mengirimkan uang ke teman ataupun memesan bunga secara online.

Samsung dilaporkan mengetahui keberadaan Viv dan memutuskan untuk membeli Viv Labs, perusahaan baru yang didirikan kreator Siri, dua tahun setelah asisten digital pribadi tersebut dibeli oleh Apple. Viv diposisikan sebagai pesaing untuk Siri, Google Now, dan Cortana.

Sementara itu, co-founder Viv, Dag Kittlaus menyebut Viv menyambut baik tawaran Samsung, sebab perusahaan asal Korea Selatan tersebut mampu mendistribusikan 500 juta perangkat per tahunnya. Selain itu, Kittlaus juga menyebut kemampuan Samsung tersebut sesuai dengan tujuannya terkait dengan eksistensi Viv.

Namun, saat disinggung soal nilai akuisisinya, Kittlaus enggan mengungkap harga yang diterima Viv Labs dari Samsung. Samsung juga mengaku akuisisi Viv ini dapat menghadirkan pengalaman layanan baru yang lebih baik untuk pengguna perangkatnya.

Menurut Samsung, pengalaman layanan lebih baik dapat dihadirkannya berkat kemampuan Viv untuk menyederhanakan antarmuka pengguna, memahami konteks yang diungkap pengguna dan menawarkan saran dan rekomendasi yang sesuai dengan keinginan dan kebutuhan pengguna.

Samsung diperkirakan tidak hanya akan mengintegrasikan Viv di perangkat mobile miliknya, tapi juga pada produk lainnya. Perusahaan ini juga akan dapat memutuskan untuk menjadikan Viv sebagai fitur yang membedakan perangkat Androidnya dari perangkat lainnya.

Sementara itu, Phone Arena menilai, akuisisi ini menjadi langkah besar bagi Viv untuk memasuki ranah asisten digital personal, dengan kemampuan yang ditawarkannya. Sebab saat ini, pada iOS 10, Siri juga memiliki akses ke pengembang pihak ketiga yang memungkinkan pengguna melakukan reservasi tempat via fitur tersebut.

Sedangkan Google hadir sebagai perusahaan yang tengah mengembangkan platform asisten pribadi paling menarik, yang memanfaatkan Google Assistant. Kehadiran Viv juga diperkirakan sebagai cara Samsung untuk meningkatkan penjualan perangkatnya yang sempat menurun, terkait dengan pemberitaan soal Galaxy Note 7.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.