Google Assistant Nantinya Bisa Bantu Beli Tiket Bioskop

Lufthi Anggraeni    •    Sabtu, 05 May 2018 12:26 WIB
google
Google Assistant Nantinya Bisa Bantu Beli Tiket Bioskop
Google mengumumkan kemampuan baru untuk Assistant, memungkinkannya memesankan tiket bioskop untuk pengguna.

Jakarta: Google mengumumkan kerja sama dengan Fandago untuk menghadirkan kemampuan memesan tiket bioskop dengan memerintahkannya via suara atau mengetikan perintah pada Google Assistant.

Setelah mengetahui film yang ingin dilihat, pengguna dapat menyebutkan nama film, waktu tonton dan dan bioskop yang diinginkan.

Pengguna juga dapat menyebutkan jumlah tiket untuk orang dewasa atau anak-anak yang dibutuhkan. Setelah meninjau persyaratan layanan Fandago bagi pengguna layanan pertama kali, Google Assistant akan meminta pengguna untuk mengonfirmasi pesanan.

Setelah mendapatkan persetujuan, transaksi akan dilakukan melalui Google Pay. Jika memiliki speaker cerdas Google Home, pengguna juga dapat memerintahkan Google Assistant untuk membelikan tiket film.

Pengguna akan menerima notifikasi pada ponsel, yang meminta pengguna untuk menyelesaikan pembelian.

Layanan hasil kolaborasi Google dan Fandago ini dinilai Google sebagai layanan yang sesuai untuk pengguna yang menginginkan kemudahan dalam melakukan berbagai hal setiap harinya dengan bantuan Google Assistant.

Peluncuran layanan ini juga dinilai sesuai untuk menyambut musim panas yang umumnya dipilih sebagai musim perilisan film baru.

Fitur baru ini kini tersedia pada Google Assistant versi Android, dan akan tersedia pada aplikasi Google Assistant versi iOS pada akhir tahun ini. Sebelumnya, Google juga merilis update berbekal sejumlah fitur baru untuk Assistant pada perangkat wearable bersistem operasi Wear OS.

Fitur tersebut termasuk Action, memungkinkan pengguna menggunakan suara untuk mengendalikan perangkat cerdas yang terhubung atau meminta informasi lain.

Sementara itu, saran cerdas kini tersedia dan dapat dipilih secara kontekstual berdasarkan pernyataan atau balasan terkait untuk dapat melanjutkan percakapan.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.