Telegram 5.0 Versi iOS Kini Lebih Cepat

Lufthi Anggraeni    •    Selasa, 02 Oct 2018 08:15 WIB
telegram
Telegram 5.0 Versi iOS Kini Lebih Cepat
Telegram merilis aplikasi baru untuk perangkat iOS, Telegram 5.0, berbasis bahasa pemprograman Apple Swift.

Jakarta: Seperti yang telah dijanjikan sebelumnya, Telegram merilis aplikasi iOS baru berbasis bahasa Apple Swift, ditujukan untuk menjadikan performanya lebih cepat.

Pengguna versi lama dari aplikasi ini disebut akan mulai dapat merasakan perbedaan setelah menginstal aplikasi baru dengan tampilan lama.

Hadir dengan tampilan serupa versi sebelumnya, Telegram 5.0 diklaim mampu menampilkan performa lebih cepat, dengan efisiensi baterai lebih baik jika dibandingkan dengan pendahulunya.

Versi ini juga dibekali sejumlah fitur baru, seperti notifikasi dalam aplikasi baru yang dapat diperluas.

Notifikasi baru ini akan memungkinkan pengguna untuk berkonsentrasi pada aktivitas mereka tanpa perlu mengabaikan pesan masuk.

Pada dasarnya, saat menerima pesan Telegram baru, pengguna dapat menariknya ke arah bawah untuk membuka chat relevan, dan kemudian menutupnya untuk beralih ke kegiatan sebelumnya.

Fitur baru ini dapat berfungsi pada Telegram 5.0, termasuk saat pengguna tengah menikmati konten media atau membaca artikel.

Tim Telegram juga telah mengubah bagian pesan belum terbaca, untuk menampilkan sejumlah chat yang tidak disenyapkan pada bagian pesan tersebut.

Perubahan ini menhadirkan batasan jumlah pesan belum terbaca lebih sedikit jika dibandingkan dengan aplikasi versi sebelumnya. Sebagai informasi, pada bagian pesan belum terbaca tersebut, pengguna disuguhkan dengan seluruh pesan pada grup yang disenyapkan sebagai pesan belum terbaca.

Selain itu, navigasi pada chat sibuk juga telah mengalami peningkatan, sehingga kini pengguna dapat melihat tanggal pesan dikirimkan. Peningkatan ini juga memungkinkan pengguna untuk mengelompokan pesan berdasarkan tanggal.

Melalui update ini, Telegram juga mengklaim menghadirkan solusi terkait sejumlah permasalahan yang dikeluhkan pengguna aplikasi versi sebelumnya.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.