LinkedIn: Orang Indonesia Paling Optimistis dalam Raih Kesukesan

Mohammad Mamduh    •    Kamis, 26 Apr 2018 07:21 WIB
linkedin
LinkedIn: Orang Indonesia Paling Optimistis dalam Raih Kesukesan
Ilustrasi: MSNPowerUser

Jakarta: Makna sukses bagi sebagian besar masyarakat Indonesia dinilai sederhana, yaitu dapat menjalani hidup dengan penuh kebahagiaan, seperti yang diungkap dari ‘Success’ studi terbaru LinkedIn.

Ketika diminta menjelaskan tentang makna dari kesuksesan secara umum, lebih dari 74 persen orang Indonesia setuju bahwa sukses berarti ‘Bahagia’, diikuti ‘Sehat’ 64 persen, dan ‘Menjaga Keseimbangan antara Karier dan Kehidupan Pribadi’ 62 persen.
 
Data juga mengungkap bahwa orang Indonesia paling optimistis dalam hal mampu meraih sukses dalam waktu satu tahun, jika dibandingkan orang-orang dari negara lain di Asia Pasifik.

Sebanyak 16 persen orang Indonesia mengungkapkan optimismenya untuk bisa meraih sukses dalam waktu satu tahun, sedangkan negara yang memiliki orang-orang dengan tingkat optimisme tinggi lainnya di Asia Pasifik adalah India (10 persen), diikuti oleh Singapura (3 persen), Australia (3 persen), Hong Kong (2 persen), dan Tiongkok (2 persen).

Hasil studi juga mengungkap bahwa 67 persen orang Indonesia sudah merasa dirinya sukses, angka ini lebih tinggi jika dibandingkan dengan rata-rata dunia yang hanya 57 persen.
 
Orang Indonesia meyakini bahwa tidak ada definisi pasti dari kesuksesan, hampir 70 persen orang Indonesia menyatakan bahwa setiap orang memaknainya secara berbeda beda. Mayoritas, atau 51 persen, setuju bahwa sukses tidak hanya suatu pencapaian besar yang memerlukan waktu panjang (long-term) untuk diraih, namun sukses juga bisa terdiri dari berbagai pencapaian kecil setiap harinya yang membuat seseorang merasa bahagia.

Ini merupakan proses yang selalu berkembang dan harus dilalui seseorang seumur hidupnya. Orang Indonesia berharap mampu memanfaatkan kesempatan ini sepenuhnya dengan sehat, serta bisa menjalaninya bersama keluarga dan orang yang di cintai.
 
Studi LinkedIn mengungkap bahwa lebih dari 68 persen orang Indonesia menyatakan bahwa pandangan lingkungan sosial mereka terhadap makna sukses ternyata berpengaruh terhadap perjalanan mereka untuk memaknai dan meraih sukses, sementara 80 persen mengatakan bahwa latar belakang pendidikan membentuk persepsi terhadap makna dari kesuksesan.

Menariknya, pakaian dianggap sebagai salah satu faktor yang dapat meningkatkan kepercayaan diri (71 persen) dalam perjalanan menemukan dan meraih sukses.
 
“Kepercayaan diri orang Indonesia dalam meraih kesuksesan dalam hidup bisa menjadi motivasi bagi orang di negara lain, terlebih ketika pemaknaan tentang arti sukses sendiri tidak hanya lagi sebatas pencapaian karier semata – gaji maupun jabatan," ujar Linda Lee, Head of Communications, Southeast Asia and North Asia at LinkedIn.

"Kami mendorong para anggota LinkedIn untuk lebih aktif membangun komunitas dan jaringan, sehingga dapat menjadi lebih dekat dalam hal menemukan makna dan meraih sukses dalam hidup.” 


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.