November, Google Siap Tutup Panoramio

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Senin, 17 Oct 2016 06:45 WIB
google
November, Google Siap Tutup Panoramio
Google akan tutup Panoramio.

Metrotvnews.com: Google akan menutup Panoramio pada tanggal 4 November. Panoramio adalah platform untuk berbagi foto berdasarkan lokasi, memungkinkan pengunjungnya untuk melihat dunia melalui fotografi. Ia juga memungkinkan penggunanya mengunggah gambar untuk Google Maps.

Namun, Panoramio ditutup karena Google ingin orang-orang menggunakan tool untuk mengunggah foto yang ada di Google Maps. 

Menurut laporan Digital Trends, pengumuman ini membuat frustrasi para pengguna Panoramio, yang hampir mencapai 100 juta orang.

Namun, pada tahun 2014, Google memang sudah mengatakan hendak menghentikan layanan Panoramio. Melalui pengumuman resmi, Google menyebutkan, alasan mereka menunda pemberhentian Panoramio adalah karena mereka ingin menambahkan fitur-fitur baru pada Google Maps terlebih dulu. 

Kini Maps telah dilengkapi dengan tool untuk mengunggah foto dan program Local Guide, Panoramio akan resmi ditutup bulan depan. Selama satu tahun, Panoramio hanya akan dilihat sementara tool untuk mengunggah foto akan dinonaktifkan, meski pengguna akan tetap dapat mengakses foto yang telah mereka unggah. 

Selain itu, Google juga mendorong para pengguna Panoramio untuk menghubungkan akun Panoramio dengan profil Google+ mereka, yang memungkinkan mereka untuk menyimpan foto dalam Panoramio ke Google Album Archive, tanpa menghabiskan kuota penyimpanan.

Selain itu, pengguna juga dapat mengekspor gambar-gambar mereka. Opsi untuk mengekspor atau menyambungkan akun Panoramio dengan Google Album Archive akan tersedia selama satu tahun. Mulai 4 November 2017, semua akun Panoramio akan dihapus.

Panoramio berdiri pada tahun 2005. Ia dibuat oleh Joaquin Cuenca Abela dan Eduardo Manchon Aguilar. Google membeli platform tersebut pada tahun 2007, ketika ia hanya memiliki pengguna sekitar 2 juta orang.


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.